EFEKTIVITAS TERAPI SPRITUAL EMOTION FREEDOM TECHNIQUE (SEFT) TERHADAP PENURUNAN INSOMNIA PADA REMAJA SEBAGAI RESIDEN NAPZA

ABSTRAK: Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui  efektivitas  terapi  Spiritual Emotion  Freedom  Technique  (SEFT)  terhadap  penurunan  insomnia  pada  remaja sebagai residen NAPZA. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu; (1) ada perbedaaan  tingkat  insomnia  antara  kelompok  eksperimen  yang  diberi  perlakuan SEFT  dengan  kelompok  kontrol,  kelompok  eksperimen  lebih  rendah  insomnianya dibandingkan  kelompok  kontrol,  (2)  ada  penurunan  insomnia  pada  kelompok eksperimen antara sebelum dan sesudah diberi SEFT. Subjek penelitian ini adalah 4  orang  residen,  yang  semuanya  mengalami  insomnia  kategori  sangat  tinggi,  dan dibagi  menjadi  dua  kelompok  yaitu  2  subjek  kelompok  eksperimen  dan  2  subjek kelompok  kontrol  secara  random.  Rancangan  eksperimen  yang  digunakan  dalam penelitian  ini  adalah  pretest  -  posttest  control  group  design.  Sebelum  dilakukan perlakuan,  diadakan  uji  kesetaraan  data  pada  hasil  pretest  menggunakan  Mann Whitney  U  Test  diketahui  nilai  Z=  -1,549  dengan  P=  0,121  (p>0,05),  hal  ini menunjukkan  bahwa  tidak  ada  perbedaan  skor  insomnia  antara  kelompok eksperimen  dan  kelompok  kontrol  sebelum  diberikan  terapi  SEFT.  Adapun  hasil analisis  data  yang  menggunakan  analisis  kualitatif,  menunjukkan  bahwa  terdapat penurunan  skor  skala  insomnia  antara  subjek  KE  dan  KK  pada  saat  sebelum  dan sesudah  perlakuan.  Subjek  KE  cenderung  mengalami  penurunan  skor  skala insomnia, dan hal ini bisa bertahan dari fase pretest, posttest sampai dengan follow up.  Sedangkan  subjek  KK  tidak  mengalami  penurunan  keluhan  insomnia,  bahkan cenderung dalam kategori sangat tinggi dari fase pretest, posttest hingga follow up.  
Kata kunci: Terapi SEFT, insomnia, remaja residen NAPZA
Penulis: Metty Verasari
Kode Jurnal: jpsosiologidd140197

Artikel Terkait :