DUKUNGAN PEMERINTAH DAERAH TERHADAP PENANGANAN ANAK JALANAN DI KOTA PONTIANAK, PROPINSI KALIMANTAN BARAT
ABSTRAK: Keberadaan anak
jalanan di Indonesia, khususnya kota-kota besar merupakan fakta tidak
terbantahkan. Bahkan, dari waktu ke waktu cenderung bertambah, baik kualitas
maupun kuantitasnya. Hal ini tentunya merupakan satu masalah kesejahteraan
sosial dan perlu mendapat perhatian serius. Fenomena keberadaan dan
berkembangnya anak jalanan merupakan persoalan yang pada hakikatnya bukanlah
pada masalah kemiskinan belaka, melainkan juga eksploitasi, manipulasi, serta
ketidak-konsistenan terhadap cara-cara pertolongan, baik oleh anak jalanan itu sendiri
maupun oleh pemerintah daerah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif,
dengan penggunakan pendekatan survey deskriptif, karena dalam penelitian ini
ingin memperoleh gambaran secara empiric tentag dukungan pemerintah daerah
dalam penanganan anak jalanan, sehingga hasil penelitian ini dapat mencapai tujuan
untuk mendapatkan generalisasi yang secara factual menggambarkan dukungan
pemerintah daerah dalam penanganan anak jalanan di Indonesia, dalam rangka
mencapai visi pemerintah daerah “bebas anak jalanan 2014“. Hasil penelitian ini mengungkapkan :
Keberadaan anak jalanan di Kota Pontianak Propinsi Kalimantan Barat yang dari
waktu ke waktu cenderung meningkat; program penanganan anak jalanan telah
banyak dilakukan oleh pemerintah daerah Kalimantan barat baik tingkat propinsi
maupun tingkat kota, tetapi belum terkoordinasi dengan baik, hal ini
dikarenakan sampai saat ini belum adanya perda yang mengatur tentang penanangan
anak jalanan; dan penanganan anak jalanan belum didukung oleh keberadaan
pekerja sosial professional yang cukup memadai secara kuantitas, sehingga upaya
penanganan anak jalanan masih belum terstruktur dengan baik.
Penulis: Decky Irianti, dan
Teta Riasih
Kode Jurnal: jpsosiologidd150158