Analisis Isi Film Wag The Dog Tentang Pelanggaran-Pelanggaran Kode Etik Humas
Abstrak: Analisis penelitian
ini menggunakan teori analisis isi Harold D. Lasswell, yang mempelopori teknik
symbol coding, yaitu mencatat lambang atau pesan secara sistematis, kemudian
diberi interpretasi. Tahap awal dari analisis data adalah mendeskripsikan temuan
menggunakan statistik deskriptif. Disebut sebagai statistik deskriptif karena
statistik ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjabarkan temuan data yang
didapat dari analisis isi. Selanjutnya, dalam tahapan penelitian ini
menggunakan uji reabilitas antar-coder dengan formula Holsti untuk mengetahui
tingkat obyektifitas penelitian .
Dari hasil penelitian yang didapatkan melalui teknik symbol coding dalam
film Wag The Dog tersebut bahwa humas presiden AS dalam film Wag The Dog telah melakukan beberapa pelanggaran
kode etik berdasarkan rumusan kategori oleh IPRA (International Public
Relations Association) yaitu diantaranya terjadinya konflik kepentingan
sebanyak 2% , tindak kebohongan sebanyak 40% , pembujukan sebanyak 8% , dan
pengaruh sebanyak 35%. Sementara selain melakukan pelanggaran, humas dalam film
Wag The Dog juga melakukan salah satu tugasnya sesuai dalam rumusan kode etik
IPRA yaitu menjaga kerahasiaan sebanyak 15%.
Berdasarkan film tersebut, masyarakat cenderung masih rentan dimanipulasi
dan dialihkan perhatiannya melalui media. Oleh karenanya, masyarakat sekarang
dituntut harus lebih kritis dan peka terhadap apa yang ditampilkan di media
dengan memilih tontonan dan mencari informasi tidak hanya melalui satu media
saja sehingga masyarakat tidak mudah untuk dimanipulasi. Sedangkan untuk para
para praktisi humas yang selalu dituntut mengerjakan tugasnya dengan tidak
setengah-setengah, hendaknya tetap mengedepankan moral dibanding materi maupun
hal-hal lainnya.
Penulis: Dea Aldita
Kode Jurnal: jpkomunikasidd140199