ANALISIS FAKTOR-FAKTOR HAMBATAN KOMUNIKASI DALAM SOSIALISASI PROGRAM KELUARGA BERENCANA PADA MASYARAKAT KEBON AGUNG-SAMARINDA
Abstrak: Artikel ini membahas
tentang apa saja yang menjadi faktor hambatan komunikasi dalam sosialisasi
program Keluarga Berencana (KB) pada masyarakat Kebon Agung – Samarinda. Dimana
komunikasi merupakan prasyarat terjadinya interaksi, yang salah satu tujuannya
adalah merubah sikap khalayak. Satu cara untuk menanamkan pengertian dan
mengubah sikap adalah dengan sosialisasi. Dalam perjalanannya, sosialisasi ini
tidak selalu berjalan lancar, ada beberapa hambatan atau kesulitan-kesulitan
yang ditemui selama sosialisasi tersebut berjalan. Dalam proses sosialisasi
pada umumnya akan di sampaikan sejumlah pesan-pesan kepada komunikan, dengan
harapan komunikan tersebut menjadi paham dengan pesan tersebut dengan tujuan
untuk mempengaruhi bahkan mengubah sikap. Salah satu contohnya yaitu dalam hal
sosialisasi program Keluarga Berencana (KB).. Penelitian ini dilakukan untuk
mengetahui faktor hambatan komunikasi yang ada dalam sosialiasi program
Keluarga Berencana (KB) pada masyarakat Kebon Agung – Samarinda. Artikel ini
disusun secara deskriptif kualitatif
dengan melakukan pengumpulan data berupa wawancara key informan dan informan,
observasi dan riset kepustakaan yang di analisa dengan model interaktif Mathew
B. Miles dan A.Michael Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
hambatan komunikasi tediri dari hambatan psikologis yaitu rasa kecewa dan
perasaan takut yang menyebabkan ketidakpercayaan, hambatan ekologis atau fisik
yaitu tempat yang kurang memadai serta efek dari suara hujan, dan hambatan
antropologis atau semantik yang berupa perbedaan bahasa antara komunikator dan
khalayak yang berakibat pada dan ketidakpahaman khalayak terhadap pesan-pesan
yang disampaikan.
Penulis: Siti Rahma Nurdianti
Kode Jurnal: jpkomunikasidd140281