Pengaruh Ukuran Asset, Piutang, Utang, Modal Sendiri, dan Anggota terhadap Kinerja Keuangan dan Kebijakan SHU (Studi pada Koperasi Kredit Anggota Puskopdit Flores Mandiri)
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisa pengaruh aset, piutang, utang, modal sendiri,
jumlah anggota terhadap kinerja keuangan dan kebijakan SHU, melalui pendekatan positivis.
Populasi sebanyak 45 koperasi kredit, sedangkan sampel koperasi kredit anggota Puskopdit Flores
Mandiri yang memenuhi syarat 1000 anggota, memiliki aset lebih besar sama dengan
satu (1) miliar, telah menyelenggarakan rapat anggota tahunan, serta memiliki
data keuangan dan keanggotaan periode 2008–2013 yang lengkap. Teknik analisis
menggunakan alat Path Analysis, didukung informasi kualitatif oleh sembilan (9)
informan yang telah bekerja lebih dari 5 tahun, dengan teknik in depth inter
view. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian pengaruh langsung aset,
piutang, modal sendiri, dan jumlah anggota terhadap kinerja keuangan berpengaruh signifikan, sedangkan
utang berpengaruh negatif signifikan. Pengujian pengaruh langsung ukuran aset, piutang,
dan kinerja keuangan berpengaruh positif signifikan terhadap kebijakan SHU,
sedangkan utang, modal sendiri, dan jumlah anggota berpengaruh negatif
signifikan terhadap kebijakan SHU. Hasil
tersebut menunjukkan bahwa kesebelas
(11) hipotesis pengaruh langsung yang dibangun memiliki efek signifikan
masing-masing terhadap kinerja keuangan dan kebijakan SHU, terbukti. Pengujian pengaruh tidak langsung dengan
variabel intervening kinerja keuangan sebagai mediasi dalam mendeteksi pengaruh
kelima variabel eksogen terhadap kebijakan SHU dari kelima hipotesis yang dibangun menunjukkan
bahwa meningkatnya ukuran
aset, piutang, modal
sendiri dan anggota
terbukti mampu meningkatkan
kebijakan SHU dengan total nilai lebih besar dari nilai koefisien pengaruh
langsung. Sedangkan utang tidak berpengaruh dengan nilai probabilitas lebih
besar dari pengaruh langsung. Secara
umum determinan total untuk model pertama dan kedua sebesar 0,821 atau 82,1%
dari keseluruhan model dapat menjelaskan efek variabel eksogen terhadap
variabel endogen, sedangkan 17,9% disebabkan faktor lain di luar penelitian.
Dengan demikian maka konstruk yang dibangun dalam penelitian ini berperan
sempurna dalam mengidentifikasi kontribusi aset, piutang, utang, modal sendiri,
dan anggota terhadap kinerja keuangan dan kebijakan SHU. Kami menemukan
bahwa model pengaruh tidak langsung yang
dibangun menunjukkan bahwa utang tidak signifikan oleh karena nilainya lebih
kecil jika dibandingkan dengan pengaruh langsung. Hal ini menunjukkan bahwa ada
faktor lain yang belum ditemukan dalam penelitian ini dan menjadi rekomendasi
untuk penelitian selanjutnya.
Kata Kunci: koperasi kredit,
ukuran aset, piutang, utang, modal sendiri, anggota, kinerja keuangan,
kebijakan SHU, Puskopdit Flores Mandiri
Penulis: Kristoforus Tere, Ubud
Salim, Achmad Helmy Djawahir
Kode Jurnal: jpmanajemendd140601