PENGARUH HARI PERDAGANGAN PADA ABNORMAL RETURN DAN VOLATILITAS RETURN SAHAM INDEKS LQ45
ABSTRAK: Hipotesis Pasar
Efisien menjelaskan bahwa investor tidak memungkinkan untuk melakukan prediksi harga
dan return saham
dengan menggunakan harga
saham masa lalu.
Beberapa penelitian
menemukan hal yang
bertolak belakang dengan
Hipotesis Pasar Efisien, penyimpangan ini
disebut anomali pasar.
Anomali menyebabkan pergerakan
pasar terstruktur pada saat tertentu sehingga investor dapat memprediksi
pola pergerakan return. Salah satu anomali
pasar adalah efek
hari perdagangan (day
of the week
effect). Tujuan penelitian ini
adalah untuk menginvestigasi keberadaan
day of the
week effect dengan mengetahui pengaruh hari perdagangan
pada abnormal return dan volatilitas return saham. Sampel penelitian
adalah 35 saham
yang terdaftar di
indeks LQ45 Bulan
Januari sampai Desember tahun
2013 yang diperoleh
dengan metode purposive
sampling. Berdasarkan hasil pengujian
menggunakan regresi linear
berganda dengan variabel
dummy ditemukan bahwa hari
perdagangan berpengaruh pada
abnormal return dan
volatilitas return saham. Hari
Selasa memiliki abnormal
return terendah dan
hari Rabu memiliki
abnormal return tertinggi.
Volatilitas return saham pada hari Rabu merupakan yang tertinggi sedangkan hari
Jumat memiliki volatilitas return saham terendah.
Kata Kunci:
hipotesis pasar efisien,
efek hari perdagangan,
abnormal return, volatilitas return saham
Penulis: Putu Sukma Handayani,
I Wayan Suartana
Kode Jurnal: jpakuntansidd150079