PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE, FINANCIAL INDICATORS, DAN UKURAN PERUSAHAAN PADA FINANCIAL DISTRESS

ABSTRAK: Kesulitan  keuangan  (financial  distress)  terjadi  pada  perusahaan  property  &  real  estate terbesar di Indonesia yaitu PT Bakrieland Development, Tbk. Hal ini  menunjukkan bahwa perusahaan yang besar belum tentu terhindar dari adanya  financial distress. Calon investor harus  jeli  saat  akan  menginvestasikan  dananya,  hal  ini  sangat  perlu  dilakukan  untuk memastikan dana yang diinvestasikan tersebut aman. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui  pengaruh  tata  kelola  perusahaan  yang  terdiri  dari  kepemilkan  institusional, kepemilkan  manajerial,  proporsi  komisars  independn  &  jumlah  dewan  direksi,  financial indicators  yang  terdiri  dari  likuiditas  &  leverage  dan  ukuran  perusahaan,  pada  financial distress.  Penelitian  ini  dilakukan  di  BEI  yang  diakses  di  www.idx.co.id.  Sebanyak  37 sampel yang diambil dalam penelitian ini dalam kurun waktu 3 tahun, dengan menggunakan metode  nonprobability  sampling.  Metode  yang  digunakan  adalah  metode  observasi  non-participant  dalam  hal  pengumpulan  data.  Regresi  logistik  merupakan  teknik  analisis  yang digunakan.  Terdapat  tujuh  hipotesis  yang  diuji  dengan  regresi  logistik.  Berdasarkan  hasil analisis  ditemukan  bahwa  kepemilikan  institusional  dan  likuiditas  berpengaruh  pada financial  distress.  Sedangkan  kepemilikan  manajerial,  proporsi  komisaris  independen, jumlah  dewan  direksi,  leverage  dan  ukuran  perusahaan  tidak  berpengaruh  pada  kesulitan keuangan. 
Kata kunci: corporate governance, financial distress 
Penulis: I Gusti Agung Ayu Pritha Cinantya, Ni Ketut Lely Aryani Merkusiwati
Kode Jurnal: jpakuntansidd150078

Artikel Terkait :