PENERAPAN KONSEP SUNK COST TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN AKTIVA TETAP PADA PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULUTTENGGO
ABSTRACT: Sunk cost adalah
biaya yang terjadi di masa lalu dan tidak dapat diubah sekarang maupun dimasa
mendatang. Sunk cost seringkali mempengaruhi keputusan seorang manajer
perusahaan untuk mengambil keputusan yang tepat. Salah satunya adalah keputusan
dalam hal pembiayaan aktiva tetap yang dimiliki oleh perusahaan. Penelitian ini
dilakukan pada PT. PLN (Persero) Wilayah Suluttenggo. Objek penelitian adalah
aktiva tetap berupa mesin Neyrpic/francis V yang dimiliki perusahaan. Tujuan
penelitian untuk mengetahui penerapan konsep sunk cost dan pengaruhnya
dalam pengambilan keputusan pembelian
aktiva tetap. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
deskriptif, yaitu metode yang mengumpulkan, merumuskan dan mengklasifikasi
serta menginterpretasikan data yang diperoleh dengan analisis data kuantitatif
yang disajikan dalam bentuk angka yang berkaitan dengan sunk cost yang terjadi
akibat pembiayaan aktiva tetap. Hasil penelitian menunjukkan sunk cost tidak
dapat dijadikan sebagai dasar pengambilan keputusan yang tepat bagi pihak
manajemen, termasuk di dalamnya keputusan pembelian aktiva tetap. Manajemen PT.
PLN (Persero) Suluttenggo sebaiknya menerapkan metode biaya diferensial atau metode biaya pengganti guna mempertimbangkan pembelian investasi mesin
baru atau mempertahankan mesin lama. Karena metode tersebut adalah metode yang
relevan sebagai alat pengambilan keputusan manajemen.
Penulis: Mohammad Taufik
Mamonto, Lidia Mawikere
Kode Jurnal: jpmanajemendd140658