MANAJEMEN RANTAI PASOK KOMODITAS TElUR AYAM KAMPUNG
ABSTRAK: Secara umum
penelitian ini bertujuan
merumuskan kebijakan pengembangan
manajemen rantai pasok komoditas telur ayam kampung secara terpadu. Secara rinci tujuan
penelitian adalah 1) mendeskripsikan pelaku
rantai pasok komoditas telur ayam
kampung; 2) menganalisis kelembagaan manajemen rantai pasok komoditas
telur ayam kampung; dan 3) menganalisis
rantai nilai komoditas telur ayam
kampung. Data yang digunakan
bersumber dari hasil
wawancara terstruktur dengan
peternak ayam kampung petelur serta wawancara kelompok
dengan para pelaku rantai pasok di Provinsi Jawa Barat, Jawa Timur, dan
Kalimantan Selatan. Data kuantitatif dianalisis menggunakan analisis R/C ratio,
margin tata niaga dan analisis rantai
nilai, sementara informasi
kualitatif dengan analisis
deskriptif dengan fokus
pada kelembagaan manajemen rantai pasok. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa: 1) terdapat delapan pelaku utama
rantai pasok komoditas
telur ayam kampung,
yaitu pemerintah, industri
perbibitan, peternak, kelompok peternak,
asosiasi peternak, pedagang
di sentra produksi,
pedagang di sentra
konsumsi, dan industri kue/roti;
2) kelembagaan yang paling strategis dalam keseluruhan rantai pasok komoditas
telur ayam kampung adalah kelembagaan
distribusi dan pemasaran; dan 3) industri kue/roti menerima nilai tambah terbesar
per unit output,
sedangkan pedagang besar
di pusat produksi
dan pedagang besar
di pusat konsumsi menerima nilai terbesar secara agregat. Rekomendasi
kebijakan yang dihasilkan adalah pengembangan
agribisnis komoditas telur
ayam kampung harus
dilakukan secara terpadu
dalam keseluruhan rantai pasok.
Penulis: Saptana dan Tike
Sartika
Kode Jurnal: jpmanajemendd140701