ANALISIS MANAJEMEN USAHA PETANI DAN PERTANIAN DI KAWASAN AGROPOLITAN DUMOGA UNTUK MENOPANG KETAHANAN PANGAN NASIONAL
ABSTRACT: Pertanian di
Sulawesi Utara memiliki peran sentral, terutama dalam upaya untuk
mempertahankan ketahanan pangan nasional. Masalah pangan dan ketahanan pangan,
berorientasi pada ketersediaan dan
distribusi pangan secara merata. Saat ini kebijakan pangan nasional, masih
bertumpu pada beras karena beras merupakan bahan makanan utama bagi penduduk
Indonesia. Kawasan Agropolitan Dumoga Sebagai Sentra Produksi Padi di Bolaang
Mongondow Raya, merupakan sentra utama penghasil Beras, dimana penelitian ini dilaksanakan. Responden
penelitian sebanyak 100 petani di 3 kecamatan Dumoga Bersatu. Tujuan penelitian
untuk mengetahui: Permasalahan utama dari para petani dan pemerintah daerah
dalam upaya untuk mempertahankan Dumoga sebagai sentra produksi padi untuk menopang
ketahanan pangan nasional serta manajemen pengelolaan usaha tani dalam upaya
menghasilkan produksi padi. Metode
penelitian yang digunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan
produktifitas hasil pertanian di kecamatan Dumoga, mengalami penurunan
produksi, termasuk didalamnya infrastruktur pertanian yang tidak mampu meningkatkan produktifitas hasil pertanian.
Pemerintah pusat dan daerah juga harus memperhatikan adanya realitas pelambatan
trend penawaran tenaga kerja di sektor pertanian. Perubahan tersebut secara sosial disebabkan
adanya pandangan masyarakat petani bahwa bekerja sebagai petani sangat berat,
secara ekonomis keuntungannya rendah,
dan status mereka sebagai petani dipandang rendah, terutama bagi
kalangan generasi muda di desa.
Penulis: Agus Supandi Soegoto,
Jacky S.B. Sumarauw
Kode Jurnal: jpmanajemendd140626