ANALISIS DAN MODEL STRATEGI PENINGKATAN DAYA SAING PRODUK EDAMAME BEKU
ABSTRAK: Kabupaten Jember
merupakan sentra daerah pertanian dan
perkebunan. Tanaman kedelai merupakan komoditas utama yang bersaing ketat
dengan produksi jagung. PT Mitratani Dua Tujuh (PT MT 27) mencoba untuk mencari
terobosan baru yaitu dengan mengolah edamame menjadi edamame beku siap makan.
Pasar utama edamame beku ini selain pasar domestik adalah Jepang. Tujuan
penelitian ini adalah untuk menganalisis daya saing dan merumuskan prioritas
alternatif strategi peningkatan daya saing produk edamame beku di PT MT 27.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Revealed Comparative
Advantage untuk mengetahui kinerja ekspor dari produk edamame beku di pasar
dunia, kemudian menganalisis faktor persaingan dengan menggunakan Diamond
Porter’s Theory. Alternatif strategi dihasilkan dari analisis SWOT dan ditentukan
prioritasnya dengan menggunakan analytical hierarchy process dari satu
narasumber ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prioritas alternatif
strategi peningkatan daya saing produk edamame beku PT MT 27 secara berurutan
meliputi: (1) diversifikasi pasar, (2) diversifikasi produk, (3) meningkatkan
kerjasama luar negeri, (4) pengembangan divisi Research and Development, (5) mengembangkan
program Corporate Social Responsibility, (6) pengelolaan keuangan secara baik dan
benar, serta (7) mengembangkan areal pertanian yang berbasis rumah kaca untuk
menghindari cuaca buruk karena beriklim tropis. Implikasi Manajerial dari
penelitian ini adalah mengembangkan pasar yang sudah ada, dan mengembangkan
jenis produk yang diproduksi untuk memenuhi selera pasar ekspor dan juga
penghematan biaya produksi.
Penulis: Sandryas Alief
Kurniasanti, Ujang Sumarwan, Bagus Putu Yudhia Kurniawan
Kode Jurnal: jpmanajemendd140709