PERKEMBANGAN SOSIAL-EMOSIONAL ANAK USIA 4-6 TAHUN DI PANTI ASUHAN BENIH KASIH KABUPATEN SRAGEN
Abstract: Anak merupakan
individu yang memiliki bakat dan masih harus dikembangkan. Anak mempunyai
karakteristik yang khas dan berbeda dengan orang dewasa serta akan berkembang
menjadi manusia dewasa seutuhnya. Dalam hal ini anak merupakan seorang individu
yang memiliki pola perkembangan dan kebutuhan tertentu serta berbeda dengan
orang dewasa. Proses perkembangan anak untuk menjadi manusia dewasa melewati
masa perkembangan. Anak pada usia 4-6 tahun mengalami perubahan perkembangan
sosial-emosional. Perkembangan sosial-emosional ditandai dengan semakin
kompleksnya pergaulan anak. Perkembangan sosial emosional merupakan perkembangan
tingkah laku anak untuk merasakan, memahami orang lain dan dalam proses
menyesuaikan diri dengan aturan-aturan yang berlaku di masyarakat. Penelitian
ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini akan
menggambarkan atau mendeskripsikan tentang perkembangan sosial-emosional anak
usia 4-5 tahun di panti asuhan. Dalam penelitian ini menggambarkan suatu subjek
penelitian apa adanya. Adapun pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan
metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang
dilakukan oleh peneliti menunjukan bahwa anak-anak yang tinggal di Panti Asuhan
memiliki perkembangan sosial emosional
yang berbeda. Anak yang sudah memiliki perkembangan sosial emosional yang baik
ketika anak sudah mampu menunjukkan aspek-aspek perkembangan dengan baik,
seperti halnya anak dapat menunjukkan rasa empati, rasa kasih sayang, bersikap
gigih, mengenal tata karma yang baik dapat bersikap toleran terhadap teman.
Anak yang masih memiliki perkembangan sosial emosional yang kurang baik ketika
anak belum bisa menunjukkan sikap-sikap dalam sosial emosional. Masih memiliki
ego yang tinggi dan tidak memperdulikan teman lain. Ada yang sudah memiliki
perkembangan sosial emosional yang baik dan ada yang masih kurang. Perkembangan
sosial emosional anak di Panti Asuhan berbeda dengan perkembangan sosial
emosional anak di Sekolah. Perbedaan tersebut disebabkan karena adanya
perbedaan lingkungan di Panti Asuhan dan di Sekolah. Ketika di Panti
teman-temannya mempunyai latar belakang yang sama sehingga anak bias
bersosialisasi dengan baik. Berbeda
dengan di Sekolah, anak-anak harus bersosialisasi dengan anak yang latar
belakangnya berbeda.
Keywords: Social Developments;
Emotional Development; Characteristics of Early Childhood; Panti Asuhan
Penulis: Ratna Dewi
Nugrahaningtyas
Kode Jurnal: jppaudsddd141079