PENGARUH PELATIHAN PLAIOMETRIK (ALTERNATE LEG BOUND) TERHADAP KECEPATAN LARI 50 METER DENGAN KOVARIABEL DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI PADA SISWA SEKOLAH DASAR GUGUS V TAMPAKSIRING / GIANYAR

Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil kecepatan lari antara siswa yang mengikuti metode pelatihan plaiometrik dengan siswa yang mengikuti metode pelatihan konvensional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas 5 SD Gugus V Tampak Siring Tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 188 orang. Sebanyak 80 siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling dengan rincian laki-laki 35 orang dan perempuan 45 orang. Rancangan penelitian ini adalah post test only control group design. Data dianalisis dengan analisis statistik anakova satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan pertama, terdapat perbedaan kecepatan lari antara siswa yang mengikuti metode pelatihan plaiometrik dengan siswa yang mengikuti metode pelatihan konvensional (F* sebesar 89.486 taraf sig 0.000). Kedua, setelah dikendalikan oleh daya ledak otot tungkai terdapat perbedaan kecepatan lari antara siswa yang mengikuti pelatihan plaiometrik dengan siswa yang mengikuti pelatihan konvensional (F* sebesar 63.132 taraf sig 0.000). Ketiga, terdapat kontribusi yang positif dan signifikan antara daya ledak otot tungkai terhadap hasil kecepatan lari yaitu sebesar 57.6%. Simpulan dalam penelitian ini adalah bahwa metode pelatihan plaiometrik berpengaruh terhadap hasil kecepatan lari baik sebelum maupun sesudah dikendalikan daya ledak otot tungkai pada siswa SD Gugus V Tampak Siring Gianyar Tahun 2013/2014.
Kata Kunci: Daya Ledak Otot Tungkai, Hasil Kecepatan Lari, Metode Pelatihan Plaiometrik
Penulis: DEWA AYU LILIK PUSPA ., Prof. Dr. I Wayan Lasmawan,M.Pd ., Prof. Dr. Nyoman Dantes
Kode Jurnal: jppaudsddd140035

Artikel Terkait :