Meningkatkan Kreatifitas Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Bermain Balok Di RA Suryawiyyah
Abstraksi: Kreativitas
biasanya diartikan sebagai kemampuan untuk menciptakan suatu produk baru, baik
yang benar-benar baru sama sekali, maupun merupakan modifikasi atau perubahan
dengan menggabungkan hal-hal yang sudah ada. Jika konsep ini dikaitkan dengan
kreativitas anak, anak yang bersangkutan mungkin menciptakan suatu karya yang
benar-benar baru dan orisinil (asli ciptaan sendiri), atau dapat saja merupakan
modifikasi dari berbagai cara belajar yang ada sehingga menghasilkan bentuk
baru. Kreativitas secara umum dipengaruhi kemunculannya oleh adanya berbagai
kemampuan yang dimiliki, sikap dan minat yang positif tinggi pada bidang
pekerjaan yang ditekuni, serta kecakapan melaksanakan tugas-tugas. Dengan
demikian, tumbuhnya kreativitas dikalangan anak-anak memungkinkan terwujudnya
ide perubahan dan upaya peningkatan secara terus menerus, dan sesuai dengan
situasi dan kondisi lingkungan di mana sekolah berada. Disamping itu, tuntutan
untuk meningkatkan kemampuan anak muncul dari dalam diri sendiri, tanpa
menunggu ide ataupun perintah dari orang lain. Rumusan Masalah : (1) Apakah bermain balok dapat meningkatkan
kreatifitas anak di RA Suryawiyyah Desa Kirig Kecamatan Mejobo Kabupaten
Kudus?. (2) Apakah meningkatkan kreatifitas anak dapat melalui kegiatan bermain
balok di RA Suryawiyyah Desa Kirig Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus?. Tujuan
Penelitian : (1) Untuk mengetahui peningkatan kreativitas anak melalui kegiatan
bermain balok RA Suryawiyyah Desa Kirig
Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus. (2)
Untuk mengetahui kegiatan bermain Balok di RA Suryawiyyah Desa Kirig Kecamatan
Mejobo Kabupaten Kudus. Kesimpulan : (1) Permainan kartu sangat efektif dalam
mengembangkan daya pikir anak. Hal ini ditunjukkan dengan prosentase
keberhasilan siswa sebesar 85%. (2) Adanya peningkatan antara metode permainan
balok terhadap peningkatan kreativitas anak. Hal ini data terlihat dengan
adanya selisih ketuntasan belajar siswa setelah dilakukan PTK sebesar 51%.
Penulis: Endang Kustiani
Kode Jurnal: jppaudsddd130050