ANALISIS PENGARUH INOVASI, PENGAMBILAN RESIKO, OTONOMI, DAN REAKSI PROAKTIF TERHADAP KAPABILITAS PEMASARAN UKM KULINER DAERAH DI JABODETABEK

Abstrak: Usaha makanan dan minuman tradisional untuk meningkatkan daya saingnya menghadapi tantangan antara lain banyaknya muncul produk pesaing dari luar, dan perubahan selera makan generasi muda. UKM kuliner daerah harus dapat berusaha meningkatkan kemampuan bersaing melalui pemahaman terhadap inovasi, berani beresiko, otonomi dan proaktif yang nantinya dapat berpengaruh terhadap peningkatan Kapabilitas Pemasaran. Orientasi Kewirausahaan yang terdiri dari inovasi, berani beresiko, otonomi dan proaktif sedangkan Kapabilitas Pemasaran yang diamati oleh penelitian ini melalui tujuh dimensi, yaitu kapabilitas produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, dan bukti fisik. Penelitian terhadap 200 UKM kuliner daerah di Jabodetabek yang diambil secara acak sederhana menemukan bahwa inovasi, berani beresiko, dan otonom memiliki  pengaruh  positif  terhadap  Kapabilitas  Pemasaran  UKM  kuliner  daerah  di  Jabodetabek.  Sedangkan  Proaktif memiliki  pengaruh  negatif  terhadap  kapabilitas  pemasaran.  Kapabilitas  Pemasaran  lebih  digambarkan  oleh  kapabilitas promosi, kapabilitas orang, kapabilitas proses, dan kapabilitas tempat.
Kata kunci:  Orientasi kewirausahaan, inovasi, resiko, otonomi, proaktif, kapabilitas pemasaran, kuliner daerah
Penulis: Iha Haryani Hatta
Kode Jurnal: jpmanajemendd140555

Artikel Terkait :