UJI EFEKTIVITAS SEDIAAN GEL EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava Linn) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA YANG TERINFEKSI BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS PADA KELINCI (Orytolagus cuniculus)

ABSTRAK: Penelitian  ini  bertujuan  menguji  efektivitas  sediaan  gel  ekstrak  etanol  daun  Jambu  Biji terhadap  pengobatan  luka  yang  terinfeksi  bakteri  Staphylococcus  aureus.  Formulasi  sediaan gel ekstrak etanol daun Jambu Biji dibuat dengan variasi konsentransi ekstrak yaitu 1%, 5% dan  7%  dengan  Na-CMC  sebagai  basisnya.  Untuk  kontrol  negatif    digunakan  basis  gel  dan kontrol positif digunakan gel Bioplacenton (neomisin sulfat 0,5% dan ekstrak plasenta 10%).  Uji  efektivitas  pada  luka  yang  terinfeksi  dilakukan  pada  punggung  kelinci  yang  disayat sepanjang  1,5  cm  dan  diberikan  suspensi  bakteri  Staphylococcus  aureus  sebanyak  0,2  mL. Luka diolesi tiga kali sehari dengan gel yang telah diuji. Pengamatan panjang luka dilakukan setiap hari selama 8 hari. Semua data diuji secara statistik menggunkan ANOVA (Analysis Of Variant)  dan  dilanjutkan  dengan  uji  LSD  (Least  Significant  Different).  Hasil  penelitian menunjukkan  luka  sayat  yang  dioleskan  gel  ekstrak  etanol  daun  Jambu  Biji  mengalami penyempitan luka, membentuk keropeng dan menutup luka mulai hari ke-4 (empat). Hasil uji statistik memberikan efek signifikan antara konrol negatif dengan kontrol positif, gel ekstrak etanol daun Jambu Biji 1%, 5%, dan 7%, yaitu F hitung > F tabel (13,150>5,19).   
Kata kunci: Gel, ekstrak daun Jambu Biji, Staphylococcus aureus, kelinci 
Penulis: Jeanly V. Aponno, Paulina V. Y. Yamlean, dan Hamidah S. Supriati
Kode Jurnal: jpfarmasidd140180

Artikel Terkait :