UJI EFEKTIVITAS LARVASIDA EKSTRAK DAUN BINAHONG (ANREDERA CORDIFOLIA (TEN.) STEENIS) TERHADAP LARVA AEDES AEGYPTI INSTAR III
ABSTRACT: Bahaya penggunaan
insektisida sintetik dalam upaya pengendalian vektor DBD dapat diminimalisir
dengan menggunakan insektisida alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
efektivitas larvasida ekstrak daun binahong (Anredera cordifolia (Ten.)
Steenis) terhadap larva Aedes aegypti instar III. Penelitian dilakukan di
Laboratorium Parasitologi dan Laboratorium Kimia Organik UNILA pada bulan
November sampai dengan Desember 2013. Penelitian menggunakan metode rancangan
acak lengkap. Total sampel 600 larva uji yang terdiri dari 6 kelompok perlakuan
(konsentrasi 0%, 0,25%, 0,5%, 0,75%, 1% dan abate 1% sebagai kontrol positif).
Setiap kelompok berisi 25 larva dan 4 kali pengulangan. Larva uji diamati
selama 4320 menit kemudian dilakukan uji analisis. Uji yang digunakan adalah
uji Kruskal- wallis (p < 0,05), uji Post-hoc Man Whitney (p < 0,05) dan
uji Probit untuk mencari nilai LC50 dan LT50. Didapatkan rata-rata kematian
larva pada tiap perlakuan yang diberi ekstrak daun binahong berjumlah dibawah
50%. Nilai LC50 dan LT50 pada penelitian ini tidak dapat ditentukan karena
melebihi nilai standar yang ditetapkan oleh WHO. Hasil tersebut menunjukkan
bahwa ekstrak daun binahong kurang memiliki efektivitas larvasida terhadap
larva Aedes aegypti instar III dibanding abate.
Penulis: Ahmad Ismatullah
Kode Jurnal: jpkedokterandd140329