UJI EFEKTIVITAS ANTIOKSIDAN LOSIO EKSTRAK METANOL BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus Britton dan Rose)

ABSTRAK: Hylocereus  polyrhizus  (Buah  Naga  Merah)  telah  terbukti  memiliki  aktivitas antioksidan. Kandungan utama buah ini yaitu vitamin C, polifenol, flavonoid. Kandungan ini mampu mencegah bentuk radikal yang dapat menyebabkan penuaan maupun penyakit lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas antioksidan dari  H. polyrhizusdalam bentuk sediaan losio. Formulasi losio dibuat dengan 5 seri konsentrasi dari ekstrak metanol  H. polyrhizus berturut-turut yaitu 0,04; 0,08; 0,16; 0,32 dan 0,64%.  Efektivitas antioksidan  losio  diuji  dengan  metode  DPPH,  serta  diamati  sifat  fisikokimianya  yaitu organoleptis,  daya  sebar,  daya  lekat,  viskositas,  dan  pH.  Hasil  penelitian  menunjukkan bahwa  ekstrak  metanol  H.  polyrhizus  memiliki  efektivitas  antioksidan  dengan  persen daya  hambat  masing-masing  sebesar  19,99±0,33;  25,01±0,08;  39,14±0,04;  66,69±0,12dan  83,37±0,05.  Analisis  data  memberikan  hasil  berbeda  signifikan  pada  uji  efetivitas antioksidan  maupun  uji  sifat  fisikokimia.  Daya  sebar  didapat  dalam  rentang  5,81-6,86 cm,  daya  lekat  dalam  rentang  56,33-64,67  detik,  pH  dalam  rentang  7,81-7,89  dan viskositas dengan nilai 40 Poise menunjukan bahwa losio memiliki sifat fisik dan kimia yang baik dan dalam rentang yang diperbolehkan. Pengamatan stabilitas dengan metode cycling test  menunjukan ketidakstabilan oleh karena perubahan warna (oksidasi) disetiap formula  pada  siklus  kedua.  Begitu  pula  dengan  metode  mechanical  test  menunjukan ketidakstabilan losio karena proses penyabunan.
Kata Kunci:  Hylocereus polyrhizus, Antioksidan, DPPH, uji fisikokimia
Penulis: Amanda Angelina Sinaga, Sri Luliana, Andhi Fahrurroji
Kod Jurnal: jpfarmasidd140044

Artikel Terkait :