UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK METANOL BUAH LAKUM DENGAN METODE DPPH (2,2-DIFENIL-1-PIKRILHIDRAZIL)

ABSTRAK: Antioksidan merupakan senyawa kimia yang dapat menyumbangkan satu atau lebih elektron (electron  donor)  kepada  radikal  bebas  untuk  menghambat  reaksi  radikal  bebas.  Salah  satu  tanaman yang  berpotensi  sebagai  antioksidan  adalah  buah  lakum  (Cayratia  trifolia).  Tujuan  penelitian  ini adalah  untuk  mengetahui  aktivitas  antioksidan  dari  buah  lakum.  Pengujian  aktivitas  antioksidan dilakukan  dengan  menggunakan  metode  DPPH  (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil).  Buah  lakum  segar dimaserasi  dengan  pelarut  metanol.  Ekstrak  yang  telah  diuapkan  pelarutnya  kemudian  dilakukan skrining  fitokimia,  hasil  skrining  fitokimia  ekstrak  menunjukkan  positif  mengandung  flavonoid, fenolik,  dan  triterpenoid.    Pada  uji  pendahuluan  antioksidan  secara  KLT  menggunakan  fase  diam silika gel F 254 dan fase gerak butanol  : asam asetat: air (6:2:2), diperoleh hasil positif yang ditandai bercak  berwarna  kuning  pucat  setelah  disemprot  DPPH  0,2%.  Ekstrak  kental  metanol  buah  lakum kemudian  di  uji  aktivitas  antioksidannya  secara  kuantitatif  untuk  memperoleh  nilai  IC50  dari  ekstrak menggunakan spektrofotometri UV pada λmaks 516  nm  dengan  vitamin  C  sebagai  kontrol  positif. Hasil  pengukuran  secara  spektrofotometri  menunjukkan  bahwa  ekstrak  metanol  buah  lakum mempunyai  IC50  sebesar  318,621  μg/mL,  sedangkan  vitamin  C  memiliki  nilai  IC50  2,97125μg/ml sehingga  ekstrak  metanol  buah  lakum  memiliki  aktivitas  antioksidan  yang  lemah  bila  dibandingkan dengan vitamin C.
Kata Kunci: Aktivitas antioksidan, DPPH, Buah lakum, dan Ekstrak methanol
Penulis: Ery Al Ridho, Rafika Sari, Sri Wahdaningsih
Kode Jurnal: jpfarmasidd140140

Artikel Terkait :