Uji Aktivitas Antihiperurisemia Ekstrak n-Heksana, Etil Asetat, dan Etanol 70% Daun Tempuyung (Sonchus arvensis L.) pada Mencit Jantan Hiperurisemia

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak daun  Sonchus arvensis L. sebagai agen antihiperurisemia pada mencit jantan hiperurisemia. Delapan belas mencit dibagi menjadi enam kelompok. Kelompok I sebagai kontrol normal K(N); kelompok II sebagai kontrol negatif K(-) diberi jus hati ayam 0,2% b/v; kelompok tiga sebagai kontrol positif K(+) diberi alopurinol 10mg/kg BB; kelompok IV-VI P1, P2, dan P3 diberi ekstrak n-heksana, etil asetat, dan etanol 70% daun tempuyung (Sonchus arvensisL.) dosis 300 mg/kg BB. Sediaan uji diberikan secara oral selama 4 hari. Kalium oksonat 300 mg/kg BB i.p diinduksikan 1 jam sebelum pengambilan darah. Sampel darah diambil dari vena mata. Konsentrasi asam urat diukur dengan reagen asam  urat  FS  DHBSA  (3,5-dikloro-2-hidroksil-asam  benzensulfonat).  Data  yang  didapat kemudian dianalisis menggunakan ANOVA satu arah kemudian dilakukan uji BNT. Hasil yang didapat adalah ekstrak etil asetat dan etanol 70% daun  Sonchus arvensisL. memiliki aktivitas yang  tidak  berbeda  signifikan  satu  sama  lain.  Berdasarkan  skrining  fitokimia  ekstrak mengandung flavonoid dan terpenoid. Senyawa yang diduga memiliki aktivitas antihiperurisemia adalah flavonoid.
Kata Kunci: hiperurisemia, Sonchus arvensisL, flavonoid
Penulis: Ferani Cendrianti, Siti Muslichah, Evi Umayah Ulfa
Kode Jurnal: jpkesmasdd140107

Artikel Terkait :