Uji Aktivitas Antifungi Fraksi n-Heksan, Etil Asetat, dan Air dari Daun Pepaya (Carica Papaya Linn.) terhadap Candida albicans ATCC 10231
Abstrak: Daun pepaya (Carica
papaya Linn) mengandung alkaloid, saponin dan flavonoid. Daun pepaya bisa
digunakan untuk mengobati keputihan
menambah napsu makan,
mengobati malaria. Tujuan
penelitian ini adalah
untuk mengetahui aktivitas maserat,
fraksi n-heksan, fraksi
etil asetat dan
fraksi air daun
pepaya ( caricca
papaya, Linn) sebagai antifungi
terhadap Candida albicans ATCC® 10231 menjadi penyebab utama kandidiasis.
Serbuk daun pepaya dimaserasi menggunakan pelarut etanol 70% kemudian
dipekatkan dilanjutkan fraksinasi dengan pelarut n-heksan, etil asetat, dan
air. Metode uji aktivitas antifungi yang digunakan dalam penelitian ini adalah
metode dilusi (pengenceran tabung),
berupa seri pengenceran
dalam berbagai konsentrasi
100%; 50%; 25%;
12,5%; 6,25%; 3,12%;
1,56%; 0,78%; 0,39%; dan 0,195%(b/v). Hasil penelitian ini adalah fraksi
etil asetat dari daun pepaya mempunyai aktivitas antifungi paling
efektif dibandingkan maserat,
fraksi n-heksan dan
fraksi air. Fraksi
etil asetat memiliki
Konsentrasi Bunuh Minimum 25%(b/v), maserat, dan fraksi n-heksan
memiliki Konsentrasi Bunuh Minimum 50%(b/v ), dan fraksi air tidak memiliki
Konsentrasi Bunuh terhadap Candida albicans ATCC 10231.
Penulis: ISMI RAHMAWATI1, SHINTA
NOVIANA 1, YUDI RINANTO
Kode Jurnal: jpfarmasidd100027