THE EFFECT OF TOMATO (Lycopersicum esculentum Mill) TO AMOUNT, MOTILITY, AND MORPHOLOGY OF SPERMATOZOA IN CIGARETTES-INDUCED INFERTILTY PATIENTS
Abstrak: Data BKKBN
(2011) menunjukkan kasus
infertilitas yang disebabkan
oleh pihak pria
persentasenya sama seperti pada
wanita. Dampak yang
ditimbulkan bagi beberapa
orang adalah tidak
kunjung mendapatkan keturunan dan
dapat menjadi masalah
serius di dalam
keluarga. Rokok pada
sistem reproduksi pria
dapat mengakibatkan
infertilitas akibat radikal
bebas yang dihasilkan.
Untuk mengatasi hal
tersebut maka tubuh membutuhkan asupan antioksidan
dari luar tubuh.
Salah satu tanaman
buah yang mengandung
senyawa antioksidan adalah tomat.
Penelitian di India
menyatakan bahwa pria
yang mengkonsumsi makanan
yang kaya likopen seperti tomat akan meningkatkan jumlah, memperbaiki
struktur dan kegesitan sperma. Tomat menarik banyak perhatian sejak diketahui
bahwa pigmen merah pada tomat, likopen, disebut sebagai salah satu antioksidan
paling kuat di
dunia. Zat dalam
tomat yang bekerja
sebagai antioksidan tidak
hanya likopen, namun terdapat
zat lain seperti vitamin C
dan flavonoid. Fungsi utama
dari antioksidan dalam melawan radikal
bebas yaitu sebagai
pemberi atom hidrogen
dan disebut sebagai
antioksidan primer. Fungsi kedua merupakan fungsi
sekunder antioksidan, yaitu
memperlambat laju autooksidasi
dengan berbagai mekanisme diluar mekanisme pemutusan rantai
autooksidasi dengan pengubahan radikal lipida ke bentuk lebih
stabil. Tomat memiliki
efek terhadap peningkatan
jumlah, motilitas, dan
morfologi spermatozoa pada pria
yang mengalami infertilitas
akibat rokok. Kandungan
yang terdapat dalam
tomat seperti likopen dapat digunakan sebagai antioksidan kuat untuk
melawan radikal bebas dengan mekanisme kerja sesuai dengan fungsi primer dan
sekundernya.
Penulis: Prianggara Rostu
Prayoga
Kode Jurnal: jpkedokterandd150161