Senyawa polisiklik aromatik hidrokarbon (PAH) dalam air laut di Teluk Jakarta
Abstrak: Penelitian kadar
senyawa polisiklik aromatik
hidrokarbon (pah) dalam air laut di
Teluk Jakarta telah dilakukan pada bulan Juli 2011. Penelitian ini bertujuan
untuk mengukur kadar total senyawa
polisiklik aromatik hidrokarbon
(PAH) dan mengidentifikasi sumber
asal kontaminasi tersebut
dalam air laut.
Kadar senyawa polisiklik aromatik
hidrokarbon diukur dengan
menggunakan alat kromatografi
gas (Kromatografi GasDetektor Ionisasi Nyala) dan identifikasi sumber kontaminasi senyawa polisiklik aromatik hidrokarbon
dengan metode diagnosa rasio. Hasilnya
menunjukkan bahwa kadar total senyawa
polisiklik aromatik hidrokarbon
di bagian tengah Teluk
Jakarta lebih tinggi
dibandingkan dengan bagian
barat dan timur.
Di bagian barat
dan tengah dijumpai masing-masing 11 jenis senyawa polisiklik aromatik hidrokarbon, dan di bagian timur 10 jenis. Individu senyawa
polisiklik aromatik hidrokarbon
didominasi oleh polisiklik
aromatik hidrokarbon dengan berat molekul
tinggi seperti Benzo(a)Anthracene, Chrysene,
Benzo(b)Fluoranthene,
Benzo(a)Pyrene, dan Indeno(123-cd) Pyrene.
Hasil analisis diagnosa
rasio individu senyawa
polisiklik aromatik hidrokarbon menunjukkan senyawa
polisiklik aromatik hidrokarbon
di Teluk Jakarta
berasal dari tumpahan
minyak dan campuran dari proses pembakaran tidak sempurna bahan organik
seperti kayu, rumput, bahan bakar minyak, dan aktivitas industri.
Penulis: Edward
Kode Jurnal: jpperikanandd140078