Potensi limbah kulit buah Nyirih Xylocarpus granatum sebagai inhibitor tirosinase
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis
kulit buah Xylocarpus
granatum sebagai sumber
potensial inhibitor
tirosinase. Sampel kering
digiling untuk menghasilkan
(serbuk) simplisia. Berikutnya,
simplisiadiekstraksi dengan pelarut organik dengan tingkat
kepolaran yaitu n-heksana
(non polar), kloroform (semi
polar) dan metanol (polar)
dengan menggunakan metode
maserasi tunggal. Pengaruh
inhibisi didalam aktivitas tirosinase (monofenolase) dan auto-oksidasi
DOPA (difenolase) ditentukan di dalam
uji. Uji ekstrak
metanol menunjukkan masing-masing nilai
IC50: 784,87 μg mL-1
(monofenolase) dan nilai
IC50: 1176,66 μg mL-1
(difenolase). Sebaliknya, ekstrak
n-heksana dan kloroform menunjukkan
tidak ada aktivitas. Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa
ekstrak metanol kulit buah
X. granatum mengandung
senyawa-senyawa yang menghambat aktivitas
tirosinase seperti flavonoid,
tanin dan saponin
sedangkan ekstrak n-heksana
dan kloroform menghasilkan senyawa
alkaloid, steroid, dan
triterpenoid tanpa penghambatan
aktivitas tirosinase. Senyawa fenolik mempunyai pengaruh kuat dalam
menginhibisi enzim tirosinase baik aktivitas monofenolase sebesar 97% dan
aktivitas difenolase sebesar 96%
dengan korelasi positif antara kandungan total fenol dan tingkat inhibisi pada kedua aktivitas.
Penulis: Mohamad Gazali,
Neviaty P. Zamani, Irmanida Batubara
Kode Jurnal: jpperikanandd140077