PTERIGIUM DERAJAT TIGA PADA PETANI

Abstrak: Pterigium  merupakan pertumbuhan proliferatif dari  konjungtiva bulbi yang  dapat  menyebabkan  terjadanya  astigmatisma  serta  menimbulkan  gangguan  lain seperti  menurunnya  tajam  penglihatan,  iritasi  kronik,  inflamasi  rekuren,  penglihatan ganda, serta gangguan pergerakan bola mata. Kasus. Ny. S, 51 tahun, seorang buruh tani, datang  dengan  keluhan  mata  kanan  tertutup  selaput  berbentuk  segitiga  yang  terasa mengganjal  yang   dirasakan  selama  hampir  1  tahun.  Pada  pemeriksaan  fisik  tidak ditemukan kelainan. Pada  pemeriksaan oftalmologis didapatkan  ketajaman pengelihatan normal,   tampak pada konjungtiva bulbi selaput fibrovaskular berbentuk segitiga, dengan daerah  dasar  segitiga  dari  sisi  nasal  dan  bagian  puncak  melewati  limbus  sejauh  3  mm, tidak menutupi pupil.  Pasien didiagnosa sebagai pterigium occuli dextra derajat 3  yang diterapi  dengan  tetes  mata  steroid  dilanjutkan  dengan  eksisi  pterigium.  Sebagai  ajuvan diberikan  autograft konjungtiva untuk mengurangi peluang rekurensi.    Simpulan.  Terapi pterygium  pada  kasus  pterigyum  derajat  3  adalah  dengan  dilakukan  eksisi.  Untuk mencegah  kekambuhan  pasca  eksisi,  diberikan  terapi  ajuvan  berupa  autograft konjungtiva.
Kata kunci: pterygium, autograft konjungtiva
Penulis: Evi Emilia
Kode Jurnal: jpkedokterandd140121

Artikel Terkait :