PROFIL PENGGUNAAN OBAT KLORFENIRAMIN MALEAT PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN BAILANG DAN KELURAHAN KAROMBASAN KOTA MANADO
ABSTRAK: Kesalahan pengobatan
sering terjadi pada kalangan masyarakat akibat kurangnya informasi tentang
penggunaan obat yang baik dan benar.Salah satu jenis obat yang sudah dikenal
oleh masyarakat ialah Klorfeniramin maleat (CTM).CTM saat ini digunakan, tidak
hanya sebagai obat alergi namun juga sebagai obat tidur oleh masyarakat karena
efek samping yang dapat menimbulkan kantuk.Penelitian ini bertujuan untuk
mengkaji profil penggunaan obat CTM pada masyarakat Kelurahan Bailang dan
Kelurahan Karombasan di Kota Manado.Penelitian ini merupakan penelitian
deskriptif dan populasi adalah masyarakat Kelurahan Karombasan dan Kelurahan
Bailang yang pernah menggunakan obat CTM. Pengambilan sampel secara non
probability dengan teknik pengambilan sampel secara quota sampling dimana 169 responden pada Kelurahan Bailang dan 137
responden pada Kelurahan Karombasan. Hasil penelitian menunjukan kurangnya
pemahaman masyarakat tentang penggunaan obat CTM yang benar berdasarkan
indikasi sehingga CTM disalahgunakan sebagai obat tidur.Penyalahgunaan yang dilakukan
pada masyarakat dapat dikategorikan sebagai drug abuse yaitu penyalahgunaan
obat selain tujuan kesembuhan dengan tujuan mencapai kondisi semu dan drug
misuse yaitu penggunaan obat yang tidak benar atau salah.Penyalahgunaannya
ditemukan pada setiap karakteristik umur, pendidikan dan pekerjaan masyarakat
di Kelurahan Bailang dan Kelurahan Karombasan.Penyalahgunaan pada karakteristik
umur cenderung terdapat pada kategori umur 10-19 tahun dan 50 tahun ke
atas.Pada karakteristik pendidikan cenderung terdapat penyalahgunaan pada
kategori pendidikan SD dan SMP.Pada karakteristik pekerjaan cenderung terjadi
pada kategori pekerjaan swasta dan ibu rumah tangga.
Penulis: Sally Tuarissa,
Adeanne C. Wullur, Gayatri Citraningtyas
Kode Jurnal: jpfarmasidd140105