AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN KANDUNGAN TOTAL FENOLIK EKSTRAK DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA LAM)

ABSTRAK: Kelor (Moringa oliefera Lam) merupakan tanaman perdu  yang mengandung flavonoid, saponin sitokinin, asam-caffeolylquinat dan mengandung asam lemak tak jenuh seperti linoleat (omega 6) dan alfalinolenat (omega 3). Tujuan penelitian yaitu menguji aktivitas antioksidan dan menentukan kandungan total fenolik dari ekstrak daun kelor Moringa Oliefera Lam. Ekstraksi dilakukan dengan cara fraksinasi menggunakan pelarut metanol, kloroform dan etil asetat. Pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil) yang diukur menggunakan spektrofotometer pada panjang gelombang 517 nm. Uji fitokimia total fenolik dilakukan menggunakan metode folin Ciocalteav. Berdasarkan hasil yang diperoleh, nilai IC50  fraksi etil asetat sebesar 117,19 ppm, kloroform-metanol sebesar 189,09 ppm, kloroform sebesar 286,75 ppm dan metanol 111,7 ppm.  Kandungan total fenolik dari fraksi metanol daun kelor sebesar 126,52 mg/kg ekivalen asam galat
Kata kunci: Daun Kelor (Moringa oleifera Lam), Total Fenolik, antioksidan, DPPH
Penulis: Shintia Susanti Toripah, Jemmy Abidjulu, Frenly Wehantouw
Kode Jurnal: jpfarmasidd140106

Artikel Terkait :