PROFIL KANDUNGAN KIMIA EKSTRAK ETANOL 80% KULIT BATANG Michelia champaca L. DENGAN KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS DAN PEREAKSI PENDETEKSI
ABSTRAK: Michelia champaca
L. (Magnoliaceae) merupakan
tanaman yang secara
tradisional telah digunakan oleh masyarakat
untuk mengobati demam.
Penelitian sebelumnya menunjukan
bahwa ekstrak n-heksan, kloroform dan
metanol kulit batang
cempaka kuning diketahui
mengandung minyak atsiri
dan terpenoid, selain itu
pada ekstrak kloroform
terdapat flavonoid dan
ekstrak metanol mengandung
tanin. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui kandungan
kimia yang terdapat
dalam ekstrak etanol
80% kulit batang
M. champaca L dengan menggunakan metode KLT dan pereaksi
pendeteksi.
Identifikasi kandungan kimia
ekstrak etanol 80%
kulit batang M.
champaca L dengan
metode KLT dilakukan dengan
menggunakan fase diam
silika gel GF254
dan fase gerak
kloroform:metanol (95:5 v/v). Bercak diamati pada sinar UV dengan
panjang gelombang 254 nm, 366 nm serta disemprot dengan pereaksi pendeteksi
H2SO4 dan uap ammonia. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa bercak nomor 1,
4, 5 dan 9 dengan Rf berturut-turut sebesar
0,08; 0,28; 0,35
dan 0,89 diduga
termasuk ke dalam
golongan terpenoid, karena
setelah disemprot dengan H2SO4 10% dan dipanaskan, terjadi perubahan warna
menjadi merah muda, magenta dan ungu.
Sedangkan pada bercak
nomor 3 dan
8 dengan Rf
berturut-turut sebesar 0,21
dan 0,77 diduga termasuk ke dalam
golongan flavonoid, karena berwarna hijau pada UV 366 nm dan tidak mengalami perubahan warna
setelah diuapi dengan
ammonia. Berdasarkan hasil
tersebut, dapat disimpulkan
bahwa ekstrak etanol 80% M. champaca L. mengandung senyawa flavonoid dan
terpenoid.
Penulis: Normansyah,
Ariantari, Astuti
Kode Jurnal: jpfarmasidd130218