POLIP NASI REKUREN BILATERAL STADIUM 1 PADA PRIA PENDERITA RHINITIS ALERGIKA

Abstrak: Polip nasi adalah masa lunak yang mengandung banyak cairan di dalam rongga  hidung,  berwarna  putih  keabu-abuan,  yang  terjadi  akibat  inflamasi  mukosa. Penyebab  polip  nasi  sering  dikaitkan  dikaitkan  dengan  rhinitis  alergi,  asma,  dan intoleransi  aspirin.  Banyak  teori  yang  mengarahkan  polip  ini  sebagai  manifestasi  dari inflamasi kronis, oleh karena itu, tiap kondisi yang menyebabkan adanya inflamasi kronis pada  rongga  hidung  dapat  menjadi  faktor  predisposisi  polip.  Kasus.  Tn.  B,  42  tahun, datang  dengan  keluhan  kedua  lubang  hidung  terasa  tersumbat  dan  mengganjal  sejak  1 tahun  lalu,  dan  memberat  dalam  1  bulan  terakhir.  Terdapat  riwayat  polipektomi  dan rhinitis alergi. Pada rinoskopi anterior tampak kedua cavum nasi sempit, sekret bening, konka  inferior  berwarna  livide,  terdapat  massa  lunak,  bertangkai,  bulat,  soliter,  dapat digerakkan, berwarna putih keabu-abuan yang berasal dari kedua meatus media. Terapi yang diberikan pada pasien ini adalah  dexamethason  3x4 mg,  fluticasone propionate  50 mcg  1x1  spray/kavum  nasi,  loratadin  1x10  mg  dan  direncanakan  polipektomi.  Pasien diberikan edukasi mengenai polip nasi.  Simpulan.  Rhinitis alergi merupakan salah satu faktor  predisposisi  timbulnya  polip  nasi  yang  bersifat  rekurens. 
Kata kunci: polip nasi, rekuren, rhinitis alergi
Penulis: Pratama M
Kode Jurnal: jpkedokterandd140126

Artikel Terkait :