PERUBAHAN TUTUPAN HUTAN MANGROVE DI PESISIR KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

ABSTRAK: Penelitian  ini  bertujuan  untuk:  (1) mendeskripsikan perubahan tutupan hutan  mangrove  di sepanjang pesisir Kabupaten Lampung Timur kurun tahun 1973, 1983, 1994, 2004, dan 2013; (2) menentukan faktor-faktor pemicu  perubahan  tutupan  tersebutkurun  tahun  1973-2013. Metode  penelitian  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  terdiri  atas  dua  metode  antara  lain dengan analisis spasial dan metode penelitian deskriptif kualitatif.  Penelitian ini dilaksanakan di  sepanjang  Pesisir  Kabupaten  Lampung  Timur  selama  bulan  Oktober  2013  hingga  Maret 2014.Hasil  penelitian menunjukkanbahwapada tahun  1973-1983 tutupan  mangrove  tersebut bertambah  seluas  2.541,22  ha, tahun  1983-1994  berkurang  seluas  4.903,54  ha, tahun  1994-2004  berkurang  seluas  6.377,11  ha,dan tahun  2004-2013  berkurang  seluas  3.059,23 ha.Faktorpemicu yang  terjadi  di  pesisir  Lampung  Timurpadakurunwaktutersebutantara  lain: terjadi  perubahan  status  pengelolaan  kawasan  di Taman  Nasional Way  Kambas  (TNWK), munculnya  masyarakat  pendatang  di  Labuhan  Maringgai  yang  membuka  areal  mangrove, terdapat aktivitas nelayan di kawasan TNWK, transmigrasi di Labuhan Maringgai, pembuatan tambak-tambak  tradisional  di  Pasir  Sakti, terdapat  penetapan  Peraturan  Daerah  Kabupaten Lampung Timur Nomor: 03 Tahun 2002 tentang  Rehabilitasi Pesisir, Pantai dan  Laut dalam Wilayah  Kabupaten  Lampung  Timur, dan berbagai  upaya  pelestarian  mangrove  bersama Lampung Mangrove Center (LMC) di Labuhan Maringgai dan kelompok pelestari mangrove, Mutiara Hijau I di Pasir Sakti.
Kata kunci: mangrove, perubahan tutupan lahan, GIS, Pesisir Lampung Timur
Penulis: Yuliasamaya, Arief Darmawan, dan Rudi Hilmanto
Kode Jurnal: jpkehutanandd140051

Artikel Terkait :