Perubahan Luasan Mangrove dengan Menggunakan Teknik Penginderaan Jauh di Taman Nasional Sembilang Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan
Abstract: Penelitian tentang
Perubahan Luasan Mangrove dengan menggunakan Penginderaan Jauh di Taman
Nasional Sembilang Sumatera Selatan, telah dilaksanakan pada bulan Oktober 2009
sampai dengan bulan Januari 2010. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui
perubahan luasan mangrove periode 2003-2009 dengan memanfaatkan data citra
Landsat-7 ETM+ 2003 dan SPOT 2 2009. Pengamatan kondisi mangrove di lapangan
dengan menggunakan metode plot kuadrat berukuran 30 x 30 m dan pengolahan pada
citra menggunakan analisis NDVI (Normalize Differencce Vegetation Index) dengan
klasifikasi supervised. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa luasan mangrove pada
tahun 2003 sebesar 91.679,45 ha dan luasan mangrove pada tahun 2009 berkurang
menjadi 83.447,23 ha atau sekitar 9,86
%. Perubahan luasan mangrove dalam kurun waktu 6 tahun (2003-2009) sebesar
8.232,66 ha. Kerapatan Mangrove pada tahun 2003 terdiri dari mangrove jarang
seluas 11.079, 36 ha, mangrove sedang seluas 31.441,61 ha, dan mangrove rapat
seluas 49.158,48. Kerapatan mangrove tahun
2009 mengalami perubahan pada tiap kelas mangrove yaitu mangrove jarang seluas
10.695,10 ha, mangrove sedang seluas 28.545,16 ha serta mangrove rapat seluas
44.206,53 ha. Komposisi vegetasi mangrove sejati terdiri dari empat famili dan
dua belas spesies yang didominasi oleh genus Avicenia, Bruguiera, Ceriops,
Sonneratia, dan Xylocarpus.
Penulis: Mangifera Indica,
Tengku Zia Ulqodry, Muhammad Hendri
Kode Jurnal: jpperikanandd110122