Perbedaan Kadar Liver Fatty Acid Binding Protein (L-FABP) Urine Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 dengan Normoalbuminuria dan Mikroalbuminuria
Abstract: Diabetes melitus
(DM) merupakan salah satu penyebab end stage renal disease (ESRD), 20−40% akan
mengalami nefropati diabetik yang berkembang menjadi ESRD. Prevalensi nefropati
diabetik meningkat pada DM tipe 2. Akumulasi stres oksidatif dapat menyebabkan
peningkatan permeabilitas glomerulus sehingga menyebabkan peningkatan ekskresi
albumin pada urine yang terbagi menjadi normoalbuminuria, mikroalbuminuria, dan
makroalbuminuria. Kerusakan glomerulus terjadi setelah kerusakan
tubulointerstisial ginjal yang menyebabkan penurunan aliran kapiler peritubular
dan menyebabkan hipoksia. Liver fatty acid binding protein (L-FABP) berfungsi
mengurangi hipoksia dengan mengikat stres oksidatif dan mengeluarkannya ke
dalam urine. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah terdapat
perbedaan kadar L-FABP antara penderita DM tipe 2 normoalbuminuria dan
mikroalbuminuria. Metode penelitian adalah observasional analitik dengan
rancangan potong lintang. Subjek penelitian sebanyak 70 orang penderita DM tipe
2 dengan normoalbuminuria (38 orang) dan mikroalbuminuria (32 orang) yang
diambil secara acak pada pasien yang datang ke Laboratorium Rawat Jalan Rumah
Sakit Dr. Hasan Sadikin pada periode Juli−September 2012. Uji statistik
menggunakan Uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan bermakna
kadar L-FABP urine pada normoalbuminuria dengan mikroalbuminuria dengan nilai
ZM-W=3.513; p<0,001, median pada normoalbuminuria adalah 5, dan
mikroalbuminuria adalah 7. Dari penelitian ini didapatkan kadar L-FABP urine meningkat
karena kompensasi pembentukan stres oksidatif dan hipoksia yang terjadi sebelum
kerusakan glomerulus. Simpulan, kadar L-FABP urine pada pasien DM tipe 2 dengan
mikroalbuminuria lebih tinggi daripada pasien DM tipe 2 dengan normoalbuminuria.
Kata kunci: Diabetes melitus
tipe 2, kadar L-FABP urine, mikroalbuminuria, nefropati diabetik,
normoalbuminuria
Penulis: Kristina Wiharjo,
Hikmat Permana, Noormartany, Sylvia Rachmayati
Kode Jurnal: jpkedokterandd140362