Perbandingan Pemberian Parecoxib Na 40 mg Intravena Preoperatif dengan Pascaoperatif dalam Penatalaksanaan Nyeri Pascaoperatif pada Operasi Laparotomi Ginekologis

Abstract: Multimodal analgesia dan preemptive analgesia menjadi terapi yang efektif dalam penatalaksanaan nyeri pascaoperatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbandingan pemberian parecoxib Na 40 mg intravena preoperatif dengan pascaoperatif terhadap nilai NRS. Penelitian ekperimental dengan rancangan analisis komparatif dilaksanakan dari Maret–Juni 2013. Subjek adalah wanita usia 18-60 tahun yang menjalani operasi laparatomi ginekologis dengan anestesi umum di Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin Bandung. Subjek terdiri atas 18 orang pada masing masing kelompok. Parecoxib Na 40 mg diberikan pada dua kelompok perlakuan, yaitu pre atau pascaoperatif. Tramadol 200 mg diberikan pascaoperatif pada semua kelompok dan dilakukan penilaian NRS di ruang pemulihan. Nilai NRS 1 lebih banyak ditemukan pada kelompok I, nilai NRS 3 lebih banyak didapatkan pada kelompok II. Nilai NRS pada kelompok I didapatkan nyeri ringan 15 orang dan nyeri sedang 3 orang. Pada kelompok II didapatkan nyeri ringan 15 orang dan nyeri sedang 3 orang, berdasarkan analisis uji chi-kuadrat tidak terdapat perbedaan nilai NRS kedua kelompok. Tidak didapatkan subjek yang memerlukan analgetik tambahan. Simpulan penelitian ini adalah bahwa tidak terdapat perbedaan antara pemberian parecoxib Na 40 mg preoperatif dan pascaoperatif dalam penatalaksanaan nyeri pascaoperatif. Efek analgetik yang lebih baik didapatkan pada pemberian parecoxib Na preoperatif dengan nilai NRS yang lebih rendah.
 Kata kunci: Laparatomi ginekologis, numerical rating scale, parecoxib Na, preoperatif, pascaoperatif
Penulis: Ardhana Risworo Anom Yuswono, Tinni T. Maskoen, Iwan Fuadi
Kode Jurnal: jpkedokterandd140401

Artikel Terkait :