PERBANDINGAN KUALITAS DNA DENGAN MENGGUNAKAN DUA METODE BOOM MODIFIKASI PADA ISOLAT Mycobacterium tuberculosisP10 DI BALI
Abstract: Isolasi DNA bakteri
merupakan salah satu metode penunjang yang dapat digunakan untuk mendeteksi
bakteri penyebab infeksi. Metode yang umum digunakan dalam mengisolasi DNA
Mycobacterium tuberculosis adalah metode Boom. Metode ini masih perlu mengalami
modifikasi agar pelepasan DNA menjadi lebih optimal serta mengurangi inhibitor
pada proses PCR. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan kualitas
DNA yang dihasilkan dari masing-masing metode Boom modifikasi dalam mengisolasi
DNA M. tuberculosis. Hasil isolasi ini nantinya akan diamplifikasi dengan
teknik PCR sehingga bakteri dapat terdeteksi dengan cepat.Visualisasi produk
PCR akan dianalisis dengan menggunakan 1,5 % gel agarosa. Dalam penelitian ini,
dibandingkan 2 metode Boom yang telah dimodifikasi. Hasil yang diperoleh
diketahui bahwa pita DNA produk PCR terlihat tebal pada masing-masing metode.
Kemudian dilanjutkan analisis untuk mengetahui ketebalan pita yang dihasilkan
dengan menghitung area pita. Hasil yang diperoleh diketahui bahwa metode Boom
modifikasi yang dikerjakan di Laboratorium Biomolekular FK Unud lebih baik
dibandingkan dengan metode Boom modifikasi yang dikerjakan oleh Traore.
Penulis: Mirawati N.K.W.,
Wirajana I.N., Yowani S.C.
Kode Jurnal: jpfarmasidd140062