Peningkatan Ekspresi IFN-γ pada Paru Mencit yang Diinduksi Protein Adhesin 38- kDa Mycobacterium tuberculosis dan ISCOM per Oral
ABSTRAK: Studi menemukan bahwa
vaksin tuberkulosis memberikan respon imun seluler bervariasi terhadap
hemaglutinin protein 38 kDa M. tuberkulosis, suatu protein adhesin pada
enterosit tikus. Protein tersebut dapat menginduksi sekresi S-IgA ke dalam
lumen usus dan lumen bronkiolus. Immune stimulating complex (ISCOM) adalah
bahan pembantu yang efektif meningkatkan respon kekebalan. Ekspresi IFN-γ
menunjukkan respon imun seseorang terhadap mikroba seperti virus dan bakteri
serta produknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa pemberian
38-kDa protein adhesin dengan atau tanpa kombinasi ajuvan ISCOM secara oral
dapat menginduksi ekspresi IFN-γ pada jaringan paru mencit BALB/c. Metode
eksperimental dilakukan dengan 4 kelompok, yaitu kelompok kontrol, kelompok
terpapar protein adhesin 38-kDa, kelompok yang hanya terpapar ajuvan ISCOM dan
kelompok terpapar kombinasi protein adhesin 38-kDa dengan ISCOM. Ekspresi IFN-γ
diukur dengan pewarnaan imunohistokimia. Analisis statistik dengan Kruskall
Wallis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan ekspresi IFN-γ pada semua kelompok
perlakuan. Uji perbandingan multipel Mann Whitney menyatakan bahwa
terdapat peningkatan ekspresi
IFN-γ secara signifikan
dalam kombinasi protein
adhesin dengan ajuvan ISCOM
(mean±SD=126±17, p=0,000) bila
dibandingkan dengan kelompok
lain. Paparan dengan
ISCOM saja mampu menginduksi
ekspresi IFN-γ secara
signifikan bila dibandingkan
dengan kontrol (p=0,000).
Pemberian protein adhesin 38 kDa
M. tuberculosis mampu menstimulasi ekspresi IFN-γ pada jaringan paru mencit BALB/c,
dan penambahan ISCOM akan meningkatkan efek.
Kata Kunci: 38-kDa adhesin
protein, interferon gamma, Mycobacterium tuberculosis, oral vaccination , paru
Penulis: M Fahrul Udin, Wisnu
Barlianto, HMS Chandra Kusuma
Kode Jurnal: jpkedokterandd140434