Evaluasi Pemberantasan Demam Berdarah Dengue dengan Metode Spasial Geographic Information System (GIS) dan Identifikasi Tipe Virus Dengue di Kota Kediri

ABSTRAK: Penyakit demam berdarah dengue (DBD)  merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat  di Indonesia   dan sering  menimbulkan suatu  kejadian luar biasa (KLB). Salah satu yang bisa dilakukan untuk merancang program pemberantasan dan  pencegahan  DBD  yang  lebih  baik  adalah  dengan  melakukan  analisis  spasial  dengan  menggunakan  Geographic Informatioon System (GIS). GIS dapat memetakan penyakit berbasis alamat penderita bermanfaat dalam melihat sebaran penyakit  sehingga  mampu  mengidentifikasi  daerah  yang  berisiko  tinggi.  Selain  itu,  dilakukannya  analisis  spasial memungkinkan suatu penyakit untuk dilihat dari berbagai konteks sehingga diharapkan mampu dilakukan perencanaan yang lebih baik dalam memberantas dan mencegah suatu penyakit. Hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh faktor  keberadaan kontainer air, sanitasi lingkungan   dan kepadatan   vektor terhadap   peningkatan kasus DBD di Kota Kediri. Perilaku  masyarakat  berpengaruh  dalam  upaya  pencegahan  dan  pemberantasan  DBD  terhadap  terhadap  kejadian penyakit   DBD   di Kota Kediri. Hasil identifikasi tipe virus DHF dengan menggunakan PCR di daerah endemis DBD kota Kediri  di  dapatkan  serotype  negative  untuk  Den-1,  Den-2,  Den-3  dan  Den-4.  GIS  berperan  dalam  evaluasi  program pemberantasan kasus DBD di Kota Kediri dimana dapat menggambarkan peta daerah kasus endemis DBD di kota Kediri.
Kata Kunci:  Demam berdarah, Geographic Informatioon System (GIS), tipe virus dengue
Penulis: Yuly Peristiowati , Lingga , Hariyono
Kode Jurnal: jpkedokterandd140435

Artikel Terkait :