PENGHAMBATAN ACTINOMYCETES TERHADAP Erwinia carotovora Subsp. carotovora SECARA IN VITRO

Abstract: Usaha peningkatan produksi tembakau dipengaruhi adanya faktor pembatas di lapangan, seperti penyakit tumbuhan. Salah satu diantaranya adalah akibat gangguan penyakit busuk batang berlubang yang disebabkan oleh Erwinia carotovora subsp. carotovora. Beberapa penelitian menyatakan bahwa Actinomycetes dapat dimanfaatkan sebagai pengendali hayati untuk mengendalikan bakteri busuk batang berlubang pada tembakau karena berpotensi menghasilkan antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan isolat Actinomycetes pada daerah rizosfer dan tanah di pertanaman tembakau dan mengetahui daya hambat Actinomycetes terhadap E. carotovora secara in vitro. Penelitian ini dilakukan dengan berbagai tahapan, seperti eksplorasi dan isolasi Actinomycetes, kultur E. carotovora, dan pengujian daya hambat secara in vitro dilakukan melalui pendekatan antibiosis dengan metode doublelayer assay. Isolat Actinomycetes hasil ekplorasi yang berhasil diisolasi sebanyak 12 isolat dari empat lokasi yaitu Mumbulsari, Sukorambi, Sukowono dan Gebang. Koloni mikrob yang tumbuh berwarna putih, tidak mengkilap dengan diameter kecil 3-20 mm. Berdasarkan pengujian antibiosis terhadap E. carotovora, semua isolat Actinomycetes memiliki sifat antagonis ditunjukkan dengan terbentuknya zona penghambatan meskipun terdapat variasi diameter penghambatan pada masing-masing isolat. Diameter zona hambatan yang terbentuk berkisar 18,30 mm yang ditunjukkan oleh isolat Actinomycetes asal Sukorambi 3 hingga 49,95 mm yang ditunjukkan oleh isolat Actinomycetes asal Mumbulsari dua. Adanya variasi perbedaan penghambatan diduga adanya perbedaan daya antagonisme dari masing-masing isolat Actinomycetes selain itu juga perbedaan dalam menghasilkan antibiotik sebagai penghambat pertumbuhan patogen.
Kata Kunci: Erwinia carotovora; Actinomycetes; Antibiotik
Penulis: Ariestya Ayu Meda Sallytha, Hardian Susilo Addy, Paniman Ashna Mihardjo
Kode Jurnal: jppertaniandd140119

Artikel Terkait :