HUBUNGAN JUMLAH BARIS KACANG-KACANGAN TERHADAP HAMA TANAMAN JAGUNG DAN TANAMAN KACANG-KACANGAN
Abstract: Salah satu penyebab
munculnya hama ternyata dapat dikaitkan dengan adanya sistem pertanaman yang
bersifat monokultur. Untuk itu diperlukan suatu alternatif pengendalian yang
efektif dalam menekan perkembangan hama. Penelitian ini dilaksanakan di Desa
Lempeni, Kabupaten Lumajang, dengan tujuan untuk mengetahui manfaat tanaman
sela dan pengaruhnya terhadap hama dipertanaman jagung dan tanaman
kacang-kacangan dengan sistem tanam tumpangsari. Penelitian ini menggunakan
Rancangan Petak Terbagi, dengan tanaman sela sebagai perlakuan petak utama
terdiri dari tiga taraf (Kacang hijau, Kacang tanah, Kedelai), dan perlakuan
jumlah baris kacang-kacangan sebagai anak petak (1 Baris, 2 Baris, 3 baris
kacang-kacangan diantara dua baris tanaman jagung dan Kontrol). Masing-masing
perlakuan diulang tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada populasi
Heliothis armigera tertinggi pada umur 60 hst yaitu perlakuan ktb4 dengan nilai
rata-rata 4.00 ekor dan terendah perlakuan khb1 dengan nilai rata-rata 2.67
ekor. Intensitas serangan pada perlakuan jumlah baris tanam 3 baris memberikan
pengaruh yang nyata terhadap tingkat kerusakan pada tanaman jagung, yaitu pada
serangan Atherigona exigua dengan rata-rata 16.84 %, Oxya chinensis dengan
rata-rata 12.06 %, serangan penggulung daun dengan rata-rata 7.63 % dan
Ostrinia furnacalis dengan rata-rata 53.33 %. Namun dengan hasil tingkat
kerusakan tersebut tidak menyebabkan tanaman jagung mati.
Kata Kunci: Atherigona exigua;
Oxya chinensis; Heliothis armigera; Ostrinia furnacalis; Pengendalian Hama
Terpadu
Penulis: Dwi Octavia Prasetyo
Megawati, Soekarto, Didik Sulistyanto
Kode Jurnal: jppertaniandd140118