Penggunaan Herbisida IPA-Glifosat terhadap Pertumbuhan, Hasil dan Residu pada Jagung
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui
pengaruh penggunaan herbisida berbahan
aktif glifosat terhadap
pertumbuhan dan hasil
jagung. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Sindang Barang,
Bogor, Jawa Barat pada bulan
April sampai Agustus
2013. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK)
dengan satu faktor, yaitu dosis formulasi herbisida berbahan
aktif Isopropilamina glifosat.Perlakuan yang
diberikan untuk petak percobaan terdiri atas kontrol (tanpa herbisida),
herbisida dengan dosis 3 l ha-1, 4
l ha-1, 5
l ha-1dan 6
l ha-1. Satuan
petak terdiri atas
areal seluas 4 x
4 m dengan
jarak tanam 70
x 20 cm.
Varietas jagung yang digunakan pada
penelitian ini adalah
Lamuru. Aplikasi herbisida
yang diuji dilakukan hanya
satu kali, yaitu
1 minggu sebelum
tanam jagung. Penggunaan herbisida
glifosat dengan berbagai
dosis berpengaruh pada
pertumbuhan dan hasil tanaman jagung. Hasil parameter pertumbuhan tertinggi
terdapat pada perlakuan herbisida glifosat dosis 4 l ha-1. Pola yang sama teramati
pada peubah hasil
jagung. Peningkatan dosis
herbisida glifosat diatas 4
l ha-1menurunkan hasil
yang teramati baik
itu peubah pertumbuhan maupun
hasil tanaman jagung.
Hasil analisis residu
herbisida glifosat
menunjukkan bahwa pada setiap
perlakuan terdapat residu
glifosat. Pada perlakuan kontrol,
adanya residu glifosat
diduga akibat aliran
air permukaan. Semakin tinggi
dosis herbisida yang
diberikan maka semakin tinggi pula residu glifosat pada
jagung pipil. Hasil uji residu herbisida glifosat pada penelitian ini masih
dibawah BMR.
Penulis: Muhammad Danang
Faqihhudin, Haryadi, dan Heni Purnamawati
Kode Jurnal: jppertaniandd140187