Penggunaan Daftar Tilik (Checklist) sebagai Panduan Read-Back Mengurangi Potensi Risiko Medication Error

Abstrak: Rumah sakit sebagai lini terakhir pelayanan kesehatan berkewajiban memberikan pelayanan berkualitas dan beorientasi pada keselamatan pasien, salah satunya tanggung jawab dalam mencegah medication error. Kolaborasi dan komunikasi yang efektif antar profesi dibutuhkan demi tercapainya keselamatan pasien. Read-backmerupakan salah satu cara dalam melakukan komunikasi efektif. Before-after study dengan pendekatan TQM PDCA. Sampel adalah catatan obat pada rekam medik pasien rawat inap RSUP Sanglah pada minggu ke-3 bulan Mei (before) dan minggu ke-3 bulan Juli (after) 2013. Perlakuan dengan menggunakan checklist, meminta waktu 2 menit untuk read-backoleh dokter dan perawat seusai visite bersama. Didapatkan 57 sampel (before) dan 64 sampel (after). Before45,54% ketidaklengkapan pengisian catatan obat pada rekam medik pasien yang berpotensi risiko medication errormenjadi 10,17% setelah perlakuan read-backdengan checklistselama 10 minggu, dengan pencapaian 77,78% berdasarkan pendekatan TQM PDCA. Panduan read-backmenggunaan daftar tilik (checklist) sebagai komunikasi efektif dapat menurunkan ketidaklengkapan pengisian catatan obat pada rekam medik yang berpotensi risiko medication error, 45,54% menjadi 10,17%.
Kata kunci: Checklist, medication error, read-back
Penulis: Ida Bagus N. Maharjana, Tuty Kuswardhani, Cok I. I. Purwaningsih     
Kode Jurnal: jpfarmasidd140006

Artikel Terkait :