Pengembangan, Evaluasi, dan Uji Aktivitas Antiinflamasi Akut Sediaan Nanoemulsi Spontan Minyak Jintan Hitam
Abstrak: Nigella sativa,
tanaman dengan biji yang memiliki efek antiinflamasi yang cukup kuat. Senyawa
yang bertanggung jawab memberikan efek
antiinflamasi adalah thimokuinon, senyawa yang terkandung dalam minyak menguap dari minyak jintan hitam. Namun
ditemukan bahwa bahkan minyak lemak
jintan hitam memiliki aktivitas antiinflamasi yang lebih besar dari
thimokuinon. Penggunaan yang terbatas pada minyak atau serbuk jintan hitam
mempunyai masalah dalam
bioavailabilitas. Untuk mengatasi masalah ini, maka dilakukan pengembangan
formula sediaan nanoemulsi spontan
(SNES) dalam usaha meningkatkan bioavailabilitas minyak jintan hitam.
Nanoemulsi yang mengandung 200 μL minyak jintan hitam per 1 g fase minyak
dibuat dengan menggunakan VCO, Cremophor RH 40 dan polietilen glikol 400 dengan
perbandingan 1:7:2. Hasil uji dispersibilitas menunjukkan sediaan teremulsi
dengan cepat membentuk campuran transparan dalam waktu 9,17 ± 0,015 menit dalam
medium HCl 0,1 N dengan kecepatan pengadukan 50 rpm, dengan ukuran diameter
globul 57,6 ± 13.04 nm, indeks polidispersitas
0,288 ± 0,033, dan zeta potensial
0,243 ± 0,136 mV. Hasil uji stabilitas pada uji sentrifugasi menunjukkan SNES
minyak jintan hitam stabil secara fisik, walaupun pada siklus ketiga freeze
thawmenunjukkan perbedaan yang signifikan dengan siklus sebelumnya pada indeks
polidispersi dan zeta potensial. Hasil uji aktivitas antiinflamasi akut minyak
jintan hitam yang diinkorporasikan dalam SNES VCO tidak memberikan efek
antiinflamasi.
Penulis: Audia Triani Olii,
Jessie Sofia Pamudji, Diky Mudhakir, Maria Immaculata Iwo
Kode Jurnal: jpfarmasidd140117