PENGARUH PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING AIR SUSU IBU TERHADAP PERTUMBUHAN BERAT BADAN BAYI 6-12 BULAN DI POSYANDU DESA KUTOHARJO KALIWUNGU KENDAL

ABSTRAK: Riskesdas Jateng 2007 menyatakan angka status gizi buruk menurut BB/U 4,0%, sedangkan kabupaten Kendal tercatat 3,1%. Usia 6-12 bulan merupakan masa transisi dari makanan cair ke makanan padat, ASI saja kurang memenuhi kebutuhan gizi pertumbuhan yang pesat. Untuk mencegah gangguan pertumbuhan diperlukan makanan pendamping. Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh pemberian makanan pendamping Air Susu Ibu terhadap pertumbuhan berat badan bayi 6-12 bulan di Posyandu Desa Kutoharjo Kaliwungu Kendal. Penelitian menggunakan analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel diambil dari kunjungan anak usia 6-12 bulan di Posyandu Desa Kutoharjo sebanyak 87 bayi terdiri dari 53 laki-laki dan 34 perempuan yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) diperoleh dengan wawancara kuesioner terstruktur yang telah diuji validasi. Hasil wawancara menentukan dua kelompok yaitu pemberian MPASI tepat dan kelompok MPASI kurang tepat. Pertumbuhan dinilai dari kurva pertumbuhan dua bulan terakhir dengan melihat KMS. Data yang diperoleh diolah kemudian dianalisis dengan Uji Chi-Square. Data dari 51 (58,6%) bayi yang memperoleh MPASI tepat, terdapat 44 (50,6%) bayi dengan pertumbuhan BB baik dan hanya 7 (8%) bayi pertumbuhan BB buruk. Sedangkan dari 36 (41,4%) bayi yang memperoleh MPASI kurang tepat terdapat 30 (34,5%) bayi yang pertumbuhan BB buruk dan hanya 6 (6,9%) bayi yang pertumbuhan BB baik. Hasil analisis Uji Chi-Square menunjukkan nilai p sebesar 0,000 (p<0,05) yang artinya ada perbedaan bermakna antar dua kelompok MPASI. Pemberian makanan pendamping air susu ibu berpengaruh terhadap pertumbuhan berat badan bayi usia 6-12 bulan di Posyandu Desa Kutoharjo Kaliwungu Kendal.
KEYWORDS: Kurva Pertumbuhan KMS Bayi, MP-ASI tepat dan kurang tepat (appropriate and inappropriate weaning food, growth chart)
Penulis: Nur Nahdloh F, Sri Priyantini M
Kode Jurnal: jpkedokterandd130433

Artikel Terkait :