PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BIJI JENGKOL (PITHECELLOBIUM LOBATUM BENTH.) TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL DALAM DARAH TIKUS DIABETES YANG DI INDUKSI ALOKSAN
ABSTRACT: Diabetes melitus
(DM) adalah penyakit kronis yang disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh untuk
memproduksi hormon insulin atau karena penggunaan yang tidak efektif dari
produksi insulin. Pada diabetes, kadar kolesterol plasma biasanya meningkat,
dan ini memegang peranan dalam mempercepat terjadinya penyakit aterosklerosis
vaskuler yang merupakan komplikasi utama jangka panjang diabetes pada
manusia.Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh pemberian
ekstrak biji jengkol (Pithecellobium lobatum Benth.) terhadap kadar kolesterol
total dalam darah tikus diabetes.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan post test only
control group design. Penelitian ini menggunakan 25 ekor tikus putih (Rattus
norvegicus) jantan galur Sprague Dawley yang dibagi menjadi 5. Penelitian akan
dilaksanakan di Laboratorium Biokimia Fakultas Kedokteran Universitas Lampung
pada bulan Oktober sampai November 2013. Dari hasil penelitian diperoleh kadar
kolesterol total darah pada berbagai dosis perlakuan didapatkan rata-rata yaitu
kelompok 3 (P1) = 69.4 mg/dl, kelompok 4 (P2) = 56.5 mg/dl, kelompok 5 (P3) =
56.5 mg/dl. Rerata kadar kolesterol total darah tikus pada masing-masing
perlakuan tidak ada perbedaan yang bermakna secara signifikan berdasarkan hasil
uji statistik kruskal wallis (p = 0,794). Kesimpulan penelitian ini adalah
ekstrak biji jengkol tidak memiliki pengaruh yang efektif terhadap kadar
kolesterol total.
Penulis: Fitri Liani, Evy
Kurniawaty, Tiwuk Susantiningsih
Kode Jurnal: jpkedokterandd140337