Pengaruh Pemanasan Terhadap Perkecambahan dan Kesehatan Benih Kedelai (Glycine max (L.) Merrill)

ABSTRACT: Benih  kedelai  bersertifikat  yang  beredar  di  pasar  hanya menjamin  gaya berkecambah dan kemurnian benih. Dalam uji sertifikasi pada umumnya belum memasukkan kriteria tambahan kesehatan benih. Benih yang terinfeksi patogen dapat  berpengaruh  langsung  terhadap  pertumbuhan  tanaman  dan  menjadi sumber  infeksi  di  lapangan.  Perlakuan  benih  merupakan  bagian  dari  praktek untuk menjaga  kualitas  benih.  Perlakuan  benih  berfungsi  untuk menghilangkan sumber  infeksi  benih,  melindungi  benih  dari  patogen  dan  hama,  dan meningkatkan  perkecambahan  benih.  Penelitian  inibertujuanuntuk  mengetahui pengaruh perlakuan pemanasan dengan perendaman dan pengovenan terhadap perkecambahan  dan  keberadaan  patogen  pada  perkecambahan  benih  kedelai serta mengetahui perlakuan pemanasan yang tepat untuk mengurangi patogen benih tanpa menurunkan gaya berkecambah benih kedelai. Penelitian dilakukan dengan cara merendam dan mengoven benih kedelai pada suhu dan lama waktu yang  berbeda.  Kedua  perlakuan  pemanasan  ini  diamati  terpisah.  Penelitian menggunakan rancangan faktorial  3x3. Faktor pertama adalah suhu, dan faktor kedua waktu. Untuk perlakuan perendaman dilakukan pada suhu 45, 55, dan 65 °C  dengan  lama  waktu  10,  20,  dan  30  menit.  Perlakuan  pengovenan  juga dilakukan  pada  tiga  suhu  berbeda  yaitu  pada  suhu  50,  60,  dan  70°C  dengan lama  waktu  pengovenan  1,2,  dan  3  jam.  Perlakuan  kontrol  dilakukan  dengan langsung  menanam  benih  di  atas  kertas  saring  dalam  petridish  dan  di  bak perkecambahan  tanpa  diberi  perlakuan  pemanasan.  Masing-masing  perlakuan diulang  sebanyak  4  kali.  Untuk  membandingkan  perlakuan  perendaman  atau pengovenan dengan kontrol dilakukan uji  T.  Perlakuan perendaman pada suhu 45 °C selama 10 menit adalah perlakuan pemanasan yang tepat karena dengan waktu  perlakuan  yang  singkat  dapat  mengurangi  9  jenis  koloni  jamur  yangtumbuh  saat  perkecambahan  tanpa  menurunkan  gaya  berkecambah  benih kedelai. Hasil yang diperoleh menunjukkan perlakuan pemanasan pada suhu 60 -70°C dapat menurunkan nilai perkecambahan benih.
Kata  Kunci:  benih  kedelai,  perlakuan  pemanasan,  perkecambahan  benih, patogen
Penulis: Meilan Situmeang, Azis Purwantoro, dan Sri Sulandari
Kode Jurnal: jppertaniandd140201

Artikel Terkait :