PENGARUH PAPARAN GAS TOKSIK LUMPUR PANAS PADA FAAL PARU

Abstrak: Mengetahui pengaruh paparan gas toksik dari lumpur panas pada faal paru kelompok orang yang terpapar di lokasi bencana.
Metodologi: studi observasional analitik dengan rancangan penelitian  longitudinal time series pretest-posttest design.. Sebanyak 35 orang Pasukan zeni tempur TNI AD KODAM V Brawijaya yang bertugas di lokasi bencana yang memeneuhi persyaratan penelitian, dilakukan uji pemeriksaan meliputi wawancara, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan faal paru sebelum ditugaskan di lokasi bencana dan dilakukan pemeriksaan ulang 4 minggu kemudian.
Hasil: Penelitian dilakukan pada 30 orang, didapatkan  rerata FEV1pertama  adalah 4,54 L dan nilai FEV1 kedua 4,27 L. Rerata  FVC pertama adalah 5,12 L dan nilai FVC kedua 4,81 L. Rerata PEFR pertama adalah 12,19 L dan nilai PEFR kedua 12,13 L. Rerata  FEV1  pertama adalah 146,3% prediksi dan nilai  FEV1  kedua 137,36% prediksi. Rerata FVC pertama adalah 137,36% prediksi dan nilai FVC kedua 129,06% prediksi. Rerata PEFR pertama adalah 118,96% prediksi dan nilai PEFR kedua 111,67% prediksi. Hal ini menunjukkan bahwa faal paru subyek sebelum dan setelah 4 minggu adalah normal. Tetapi rerata penurunan antara FEV1 pertama dan kedua didapatkan sejumlah 6,55% antara FVC pertama dan kedua didapatkan rerata penurunan 6,53%, sedangkan pada PEFR antara pemeriksaan pertama dan kedua didapatkan rerata penurunan 6,56%. Terdapat perbedaan bermakna dalam penurunan FEV1, FVC, dan PEFR antara  FEV1, FVC, dan PEFR pertama dan FEV1, FVC, dan PEFR kedua (p<0,0001).
Kesimpulan: Paparan gas toksik dari lumpur panas memberikan pengaruh terhadap faal paru pada pasukan zeni tempur TNI AD KODAM V BRAWIJAYA yang bertugas dilokasi bencana namun masih dalam rentang nilai normal. 
Kata kunci: lumpur lapindo, gas toksik, faal paru
Penulis: Donni Irfandi,  M.Yusuf Wibisono
Kode Jurnal: jpkedokterandd100199

Artikel Terkait :