HUBUNGAN ASUPAN ENERGI SARAPAN TERHADAP TINGKAT KONSENTRASI PADA SISWA-SISWI KELAS XII SMA NEGERI 1 PADANG TAHUN AJARAN 2013/2014
Abstrak: Indonesia menduduki
peringkat terakhir dalam cognitive skills dan pencapaian pendidikan menurut
penelitian yang dilakukan oleh Economist Intelligence Unit. Cognitive skills
memerlukan fungsi otak yang adekuat yang dipertahankan oleh nutrisi berupa
konsumsi pangan yang baik dan beragam, terutama sarapan. Penelitian di Amerika
Serikat pada anak usia sekolah remaja (15-18 tahun) menunjukkan bahwa sebesar
30% remaja tidak biasa sarapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
hubungan antara asupan energi sarapan dan tingkat konsentrasi pada siswa SMAN 1
Padang. Studi dilakukan di SMAN 1 Padang pada bulan November 2013 terhadap 116
siswa kelas XII. Desain penelitian bersifat analitik dengan desain cross
sectional. Pengolahan data dilakukan dengan uji chi-square menggunakan sistem
komputerisasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan tingkat
konsentrasi menggunakan digit symbol test antara siswa dengan asupan energi
sarapan baik, kurang, dan sangat kurang (p=0,001) dan tidak terdapat perbedaan
tingkat konsentrasi menggunakan digit span test antara siswa dengan asupan
energi sarapan baik, kurang, dan sangat kurang (p=0,345). Terdapat hubungan
yang bermakna antara asupan energi sarapan dengan tingkat konsentrasi menggunakan
digit symbol test (p<0,05).
Penulis: Kurnia Maidarmi
Handayani, Masrul, Adrial
Kode Jurnal: jpkedokterandd140095