Pengaruh Macam dan Konsenterasi Bahan Organik Sumber Zat Pengatur Tumbuh Alami Terhadap Pertumbuhan Awal Tebu (Saccharum officinarum L.)
Abstrak: Penelitian bertujuan
untuk 1) mengetahui pengaruh macam dan konsentrasi bahan organik sumber zat
pengatur tumbuh alami terhadap pertumbuhan awal tebu dan 2) menentukan
konsentrasi optimum setiap bahan organik bagi pertumbuhan awal tebu. Penelitian
dilaksanakan pada bulan Desember 2012 – April 2013 di Kebun Tridharma Jurusan
Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada, Banguntapan,
Bantul, D. I. Yogyakarta.
Percobaan disusun dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) satu
faktor dengan 5 blok sebagai ulangan. Faktor yang diuji adalah macam bahan
organik sumber zat pengatur tumbuh alami, yaitu air kelapa muda 25, 50, dan 75
%; urin sapi perah 25, 50, dan 75 %; serta ekstrak kecambah kacang hijau 25,
50, dan 75 %. Sebagai pembanding digunakan bibit tebu yang tidak mendapatkan
aplikasi bahan organik sumber zat pengatur tumbuh alami. Pengamatan dilakukan
terhadap beberapa anasir iklim mikro di sekitar tempat penelitian serta
variabel pertumbuhan tanaman. Data hasil penelitian selanjutnya dianalisis
varian (ANOVA) pada taraf 5 %, dan dilanjutkan dengan uji Dunnet apabila hasil
analisis varian menunjukkan perbedaan yang nyata antar perlakuan
Hasil penelitian memberikan informasi bahwa perlakuan air kelapa muda 25
% mampu meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, bobot segar
akar, bobot segar tajuk, bobot segar total, bobot kering akar, bobot kering
tajuk, bobot kering total, volume akar, dan luas daun tebu jika dibandingkan
dengan kontrol (tanpa bahan organik). Perlakuan urin sapi perah 50 dan 75 %
serta ekstrak kecambah kacang hijau 25, 50, dan 75 % memberikan hasil yang
tidak berbeda nyata dengan perlakuan tanpa bahan organik pada semua variabel
pertumbuhan tebu. Hasil analisis regresi memberikan informasi bahwa konsentrasi
air kelapa muda yang optimum bagi pertumbuhan awal tebu adalah 38,70 %,
sedangkan pada urin sapi perah sebesar 34,44 %.
Penulis: Helena Leovici, Dody
Kastono, dan Eka Tarwaca Susila Putra
Kode Jurnal: jppertaniandd140179