PENGARUH EKSTRAK ETANOL BUAH KETUMBAR (Coriandrum sativum L.) TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH TIKUS PUTIH YANG DIINDUKSI ALOKSAN

ABSTRAK: Buah  ketumbar  (Coriandrum  sativum  L.)  sejak  lama  digunakan  dan  dimanfaatkan  oleh manusia  sebagai  obat  untuk  menurunkan  kadar  gula  darah.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk menguji  ekstrak  etanol  buah  ketumbar  (Coriandrum  sativum  L.)  terhadap  penurunan  kadar gula darah tikus putih yang diinduksi aloksan. Penelitian ini menggunakan 15 ekor tikus putih jantan  yang  diinduksi  dengan  larutan  aloksan  dengan  dosis  130mg/KgBB  secara  intravena dan dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan yaitu kontrol positif glibenklamid 1.26 mg/KgBB, kontrol negatif CMC 0.5%, kelompok perlakuan ekstrak buah ketumbar dosis 0.09 g/KgBB, 0.18 g/KgBB, 0.36 g/KgBB. Pemberian perlakuan dilakukan setelah 7 hari diinduksi aloksan dan pengukuran kadar gula darah dilakukan pada hari ke-7, hari ke-11 dan hari ke-15 setelah diberikan  perlakuan.  Persentase  penurunan  kadar  gula  darah  tikus  dianalisis  dengan  uji Oneway  ANOVA  dan  uji  Duncan  (α  =  0.05).  Hasil  analisa  statistik  menunjukan  bahwa terdapat  perbedaan  bermakna  antara  ekstrak  etanol  dengan  kontrol  negatif  dan  tidak  ada perbedaan  yang  bermakna  antara  ekstrak  buah  ketumbar  dosis  0.09  g/KgBB,  0.18  g/KgBB, 0.36  g/KgBB  dengan  kontrol  positif  yang  berarti  ekstrak  etanol  buah  ketumbar  mempunyai efek yang sama dengan kontrol positif. 
Kata  kunci:  Kadar  Gula  Darah,  Aloksan,  Tikus  Putih  Jantan  Galur  Wistar,  Coriandrum sativum L.
Penulis: Putri Permatasari Umbu Sogara, Fatimawali, dan Widdhi Bodhi
Kode Jurnal: jpfarmasidd140170

Artikel Terkait :