AKTIVITAS DIURETIK DAN SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK ETANOL BIJI PEPAYA (Carica papaya L.) PADA TIKUS PUTIH JANTAN GALUR WISTAR (Rattus norvegicus)

ABSTRAK: Pepaya (Carica  papaya  L.)  merupakan  salah  satu  tanaman  buah  yang  sangat  penting  dalam pemenuhan  kalsium  dan  sumber  vitamin  A  dan  C.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  menguji efek  diuretik  pada  tikus  jantan  dan  identifikasi  kandungan  kimia  pada  ekstrak  etanol  biji pepaya.Sebanyak  15  ekor  hewan  uji  dibagi  menjadi  5  kelompok  perlakuan,  yaitu  kontrol negatif  (suspensi  CMC  0,5%),  kontrol  positif  (suspensi  furosemid  5,04  mg/KgBB),  ekstrak dosis  0,03  g/KgBB,  ekstrak  dosis  0,06  g/KgBB,  dan  ekstrak  dosis  0,12  g/KgBB.  Pengujian efek diuretik dilakukan dengan mengukur volume urin yang dikeluarkan selama 6 jam. Data yang diperoleh dianalisis dengan SPSS ver.20, uji one way ANOVA dan uji lanjutan yaitu uji Duncan.Analisis  statistik  menunjukkan  terdapat  perbedaan  signifikan  (α  <  0,05)  antara kontrol negatif dan kontrol positif serta dosis ekstrak. Hasil skrining fitokimia yang diperoleh adalah  senyawa  alkaloid  dan  saponin,  namun  yang  berkhasiat  sebagai  diuretik  adalah alkaloid.  Berdasarkan  hasil  tersebut  dapat  disimpulkan  ekstrak  etanol  biji  pepaya  memiliki efek  diuretik  pada  tikus  putih  jantan  galur  wistar  dan  senyawa  aktif  yang  diidentifikasi terdapat senyawa alkaloid dan saponin. 
Kata kunci: biji pepaya, efek diuretik, Rattus norvegicus, Skrining fitokimia
Penulis: Isnania, Fatimawali, dan Frenly Wehantouw
Kode Jurnal: jpfarmasidd140169

Artikel Terkait :