Pengaruh Ekstrak Bangle (Zingiber cassumunar Roxb.) terhadap Kadar TNF-ɑ pada Mencit yang Diinfeksi Plasmodium berghei

Abstrak: Malaria adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh Plasmodium spp. Kematian pada malaria disebabkan oleh parasit yang resisten terhadap obat antimalaria dan permasalahan sistem imun. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  aktivitas  imunostimulan  ekstrak  bangle  (Zingiber cassumunar Roxb.) pada mencit yang diinfeksi  Plasmodium berghei. Mencit dibagi dalam 5 kelompok; kontrol negatif [K(-)], kontrol positif [K(+)], dan kelompok perlakuan (P1, P2, P3). Semua  kelompok  kecuali  K(-)  diinfeksi  Plasmodium  berghei,  P1  diberi  ekstrak  Zingiber cassumunar Roxb.0,904 mg/gBB, P2 diberi ekstrak Zingiber cassumunar Roxb.0,904 mg/gBB dan artemisinin 0,0364 mg/gBB, P3 diberi artemisinin 0,0364 mg/gBB. Setelah 4 hari perlakuan, mencit dinarkose menggunakan kloroform dan diambil darah secara  intracardial. Rerata kadar TNF-α serum kelompok P1, P2, P3, K(+), dan K(-) adalah 77,46 ± 33,96 ρg/ml, 55,08 ± 15,19 ρg/ml, 85,56 ± 22,43 ρg/ml, 102,81 ± 61,76 ρg/ml, dan 41,29 ± 2,28 ρg/ml.  Hasil analisis statistik menggunakan uji Mann-Whitney menunjukkan nilai p ≥ 0,05. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol Zingiber cassumunar Roxb. tidak mempengaruhi kadar tumour necrosis factor-alpha pada mencit yang diinfeksi P. berghei.
Kata kunci: imunostimulan, Zingiber cassumunar Roxb., TNF-α
Penulis: Pungky Setya Arini, Wiwien Sugih Utami, Erma Sulistyaningsih
Kode Jurnal: jpkesmasdd140112

Artikel Terkait :